Breaking News:

Mengapa Jenazah Harus Dimandikan Padahal akan Dikubur ke Dalam Tanah? Ternyata Beginilah Alasannya

Mandi tak hanya berlaku bagi manusia yang masih hidup, mandi juga dilakukan terhadap orang yang telah meninggal yang disebut jenazah, apa alasannya?

Ilustrasi memandikan jenazah 

SRIPOKU.COM - Kenapa jenazah harus dimandikan padahal akan dikubur ke dalam tanah? Begini penjelasan Ustaz Khalid Basalamah.

Setiap manusia akan merasakan mati, hal ini sesuai dirman Allah Ta'ala yang tercantum dalam Alquran Surat Ali Imran ayat 185,

Kullu nafsin za'iqatul maụt, wa innama tuwaffauna ujurakum yaumal-qiyamah, fa man zuhziha 'anin-nari wa udkhilal-jannata fa qad faz, wa mal-hayatud-dun-ya illa mata'ul-gurur

Artinya:

Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari Kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu.

Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh, dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya.

Maka dalam permulaan dari ayat yang terdapat pada surat Ali Imran (3) ayat 185 yakni kullu nafsin za'iqatul maut ialah ayat yang membahas tentang kematian.

Pada hakikatnya, setiap manusia yang telah dicabut nyawaanya akan didapati tubuhnya terbujur kaku dan dinamakan dengan jenazah.

Sebagai seorang muslim, seseorang yang telah meninggal dunia harus diurus jenazahnya dengan cara memandikan, menyolatkan dan menguburkan.

Hukum mengurus jenazah adalah fardu kifayah bagi umat Islam.

Halaman
1234
Penulis: Tria Agustina
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved