Breaking News:

Dajjal Sudah Turun, 1 dari 10 Tanda-Tanda Kiamat Terlihat, Simak Fenomena dan Kenali 9 Tanda Lainnya

Tetapi secara tersirat merupakan tanda-tanda kejahatan yang dia sebar kehati manusia di muka bumi. Tanda dajjal sudah hadir.

Ilustrasi, Dajjal Sudah Turun, 1 dari 10 Tanda-Tanda Kiamat Terlihat, Simak Fenomena dan Kenali 9 Tanda Lainnya 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Sebagian ulama beranggapan bahwa, Dajjal Sudah Turun, bahkan sudah hadir diantara kita umat manusia di dunia fana ini. Meski wujudnya belum terlihat, namun dia sudah memberikan tanda dan isyarat tentang kehadirannya.

Ustaz Mustain, Pimpinan Ponpes Miftahul Huda mengatakan dalam ceramah menjelang tarawih, bahwa Satu dari 10 Tanda-Tanda Kiamat Terlihat.

Sebab, dajjal memang memiliki ciri khas di beberapa bagian tubuhnya yang dengan mudah dikenali. Sebenarnya tanda-tanda itu memang tanda fisiknya, tetapi secara tersirat merupakan tanda-tanda kejahatan yang dia sebar kehati manusia di muka bumi.

Seperti diungkapkan dalam Hadis Rasulullah SAW, yang diriawatkan oleh Huzaifah ra, bahwa Rasululah SAW bersabda:

"dajjal adalah orang yang buta matanya sebelah kiri, lebat rambutnya serta dia memunya surga dan negara. Nerakanya adalah surga dan surganya adalah neraka. (Hadis Shahih Muslim).

"Ciri lain, yang disebut junjungan kita Nabi Muhammad SAW bahwa, dia terlihat seperti orang muda, badannya besar dan agak kemerahan, rambutnya keriting tebal, sehingga tampak dari belakang seperti dahan kayu yang sangat rimbun dan lebat," ujar Ustaz Mustain.

Dalam kehidupan sehari-hari, para ulama kemudian mengungkap ciri dajjal secara tersirat, jika dia telah hadir, hal itu terlihat dari fenomen kehidupan manusia yang cederung berbuat sesat dan maksiat.

"Bahwa banyak orang sudah tidak lagi melihat dengan kedua matanya, tetapi mendang dengan sebelah mata, tak lagi peduli dengan orang sekitar yang butuh bantuan dan memandang sebelah mata hal-hal yang dilarang Allah SWT," ujarnya.

Lalu ciri-ciri rambut keriting, juga mengisyaratkan kehidupan manusia yang berliku dan memang tidak lagi lurus beraturan seperti kebanyakan rambut manusa.

"Perang terjadi di mana-mana baik dalam bentuk pertempuran menggunakan senjata, secara ekonomi dan diplomatik," jelasnya.

Halaman
1234
Editor: Hendra Kusuma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved