Breaking News:

Berita PALI

Hari Pertama Pos Penyekatan Desa Talang Bulang PALI Tampak Lengang, Sediakan Rapid Tes Antigen

Situasi pada pos penyekatan pada hari pertama di Desa Talang Bulang Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)

Sripoku.com/Reigen Riangga
Pos Penyekatan Desa Talang Bulang Kecamatan Talang Ubi perbatasan dengan Kabupaten Muaraenim situasi terkini nampak lengang lancar. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALI -- Pos Penyekatan Ops Ketupat Musi Tahun 2021 sejak hari ini, Kamis (6/5/2021) serentak di semua daerah mulai dilaksanakan.

Situasi pada pos penyekatan pada hari pertama di Desa Talang Bulang Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) hingga pukul 13.00 Wib tampak lengang. 

Berdasarkan pantauan di lapangan, situasi lengang ini tak hanya dari pemudik yang belum nampak, namun warga sekitarpun enggan untuk melintas.

Dengan teriknya matahari siang hari di Bumi Serepat Serasan, hanya ada beberapa personil kepolisian, BPBD serta PSC 119 Dinkes PALI yang berjaga di pos penyekatan. 

Sementara arus lalu lintas berjalan aman lancar tak ada kendala.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI, Mudakir berkata bahwa Pos Penyekatan dan Pos pengamanan sudah mulai beraktivitas bertugas mencegah para pemudik.

Lokasi Pos Penyekatan ini berada di berbatasan gerbang masuk Kabupaten PALI, yakni Desa Talang Bulang Kecamatan Talang Ubi. 

Sementara pos pengamanan lokasinya berada di Simpang 5 Kecamatan Talang Ubi.

"Pos Ops Ketupat Musi 2021 Polres PALI yang didirikan ini juga sudah kita siapkan 1.250 alat Rapid test Antigen," ungkap Mudakir.

Mekanismenya, para pengendara yang melintas akan diperiksa identitas seperti tanda pengenal.

Apabila bukan dari daerah Kabupaten PALI, maka harus menyertakan surat bebas Covid-19. 

"Apabila tidak ada. Maka boleh juga gunakan alat Rapid Test Antigen yang kita sediakan," katanya.

Apabila yang bersangkutan hasilnya positif, maka akan langsung diminta putar balik arah dan dilarang melintas di wilayah Bumi Serepat Serasan.

"Kalau hasilnya positif. Ya kita minta langsung putar arah. Kita terkendala tidak ada rumah atau lokasi untuk isolasi mandiri. Karena sebelumnya yang ada sudah dinonaktifkan," katanya.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved