Breaking News:

Manajer SFC Mundur

Manajer SFC Mundur, Capo Tifoso Ultras Palembang: Carilah Orang yang Gila Bola & Berani Keluar Duit

"Presiden dan Pak Gubernur agar mencarikan orang yang peduli. Butuh wong gilo bola (orang gila bola) dan berani mengeluarkan duit," usulnya.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: RM. Resha A.U
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua Umum Singa Mania, Yayan Hariansyah (kanan) bersama Pelatih baru Sriwijaya FC Nil Maizar, kelompok suporter lainnya dan manajer tim SFC M Fadli SE, Wadirut PT SOM H Hendri Zainuddin, anggota DPRD Sumsel H Alfrenzi Panggarbesi usai menandatangani kontrak kerjasama di Auditorium Bina Praja Pemprov Sumsel, Senin (15/3/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Capo Tifoso Ultras Palembang, Qusoi SH sangat menyayangkan mundurnya Muhammad Fadli SE sebagai Manajer Sriwijaya FC yang diembannya sejak 31 Januari 2021.

"Kami Ultras Palembang sangat menyayangkan mundurnya Manajer SFC ini."

"Muhammad Fadli ini berpotensi karena pernah jabat tokoh pemuda dan Ketua Umum KONI Pagaralam. Susah mencari orang yang peduli olahraga," ungkap Qusoi kepada Sripoku.com.

Qusoi yang aktif di Dewan Kesenian Palembang ini meminta agar Wakil Walikota Pagaralam tersebut berpikir ulang untuk tetap menjabat Manajer hingga selesai satu musim kompetisi.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kompetisi Liga 2 2021 Belum Jalan, Manajer Sriwijaya FC Mundur Dari Jabatannya

Baca juga: Manajer SFC Mundur Tanpa Alasan yang Jelas, Presiden Klub Sriwijaya FC: Nantilah

"Kami sangat menyayangkan di tengah persiapan tengah matang. Apakah tidak ada cara lain dipertahankan dulu satu musim. Tapi kita tidak tahu apa permasalahannya. Karena tidak ada angin tidak ada hujan," ujar Qusoi.

PNS yang berdinas di Dinas Transmigrasi Provinsi Sumsel ini berharap agar Gubernur Sumsel Herman Deru dan Presiden SFC mencari sosok yang gila bola dan berani mengeluarkan uang sebagai pengganti Fadli

"Presiden dan Pak Gubernur agar mencarikan orang yang peduli. Butuh wong gilo bola (orang gila bola) dan berani mengeluarkan duit," usulnya.

Berita sebelumnya, awak media dikejutkan dengan pesan Fadli yang juga Wawako Pagaralam Muhammad Fadli SE menyatakan mengundurkan diri.

"Selamat siang kawan2... hari ini saya mengucapkan salam perpisahaan... saya mohon maaf apa bisa selama bekerja sama di sfc ada kesalahan yg tdk sengaja ataupun yg di sengaja... saya mengundurkan diri dari manajer sfc," tulis Fadli di grup Media Sriwijaya FC 2021, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: KITA Sedih dan Kecewa: Curhat Asisten Pelatih Sriwijaya FC Pasca Manajer SFC Mundur Dari Jabatannya

Baca juga: Alangke Tanggungnyo: Reaksi Suporter Sriwijaya FC S-MAN Dengar Keputusan Manajer SFC Mundur

Mundurnya Fadli ini sempat menimbulkan berbagai pertanyaan terutama dari awak media. Ada yang menduga lantaran suda komplek permasalahan sebelumnya sehingga mantan Wakil Ketua DPRD Pagaralam kelahiran Pagaralam, 17 November 1985 ini lempar handuk dari kepercayaan yang diberikan.

"Padahal kan Pak Fadli ini kan barusan diberi jabatan Direktur Kompetisi di PT SOM. Barangkali sudah ado permasalahaan termasuk beliau dicarateker di KONI Pagaralam kemarin," celetuk para wartawan.

Ada juga yang menerka-nerka Fadli yang juga menjabat Ketua PMI Pagaralam ini lantaran tak sanggup menalangi biaya lantaran belum masuknya dana sponsor.

"Silahkan kawan kawan menterjemahkan," kata Fadli yang juga menjabat Ketua DPC Partai NasDem Pagaralam. 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved