Breaking News:

Ada 350 Rapid Test Antigen & 2000 Antibodi Gratis di Muaraenim, Bisa Diperoleh di 3 Posko Ini

Meskipun ada larangan mudik antar kabupaten/kota di Sumsel, Dinkes Muara Enim tetap menyiapkan 350 rapid test antigen dan 2000 antibodi

sripoku.com/ardani
Plt Kadinkes Muara Enim : Slamet Oku Asmana 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM --  Meskipun ada larangan mudik antar kabupaten/kota di Sumsel, Dinkes Muara Enim tetap menyiapkan 350 rapid test antigen dan 2000 antibodi gratis bagi pemudik di tiga Posko penyekat lebaran dalam Kabupaten Muara Enim.

"350 rapid test antigen dan 2000 antibodi gratis tersebut kita sebar di tiga posko tersebut," kata Plt Kadinkes Muara Enim, Selamet Oku Asmana (Oku), Selasa (4/5/2021).

Menurut Oku panggilan akrabnya mengatakan, bahwa sebelumnya kita berencana akan menyiapkan sekitar 15 ribu alat rapid test antigen gratis bagi pemudik antar kabupaten/kota di Sumsel.

Namun sejak adanya larangan mudik bagi kabupaten/kota di Sumsel hasil virtual (kemarin,red), otomatis kebutuhannya akan berkurang sebab yang melintas nanti bukan pemudik tetapi orang yang benar-benar yang beraktifitas mendesak seperti urusan perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, Ibu hamil, kepentingan persalinan dan sebagainya.

Untuk itu, pihaknya tetap akan menyiapkan 350 rapid test antigen dan 2000 rapi test antibodi tersebut.

"Nanti akan lakukan secara sampling dan yang dicurigai saja yang diperiksa," jelas Oku.

Dikatakan OKU, untuk penempatan alat rapid test tersebut akan dibagi bersama petugas kesehatan dalam tiga posko penyekatan lebaran dalam Kabupaten Muara Enim yakni di Simpang Belimbing Kecamatan Belimbing, Jembatan Enim II Kota Muara Enim dan Simpang Meo Kecamatan Panang Enim.

Dan jika rapid test tersebut habis akan kita tambah sesuai dengan kebutuhan.

Dalam penerapan di lapangan, lanjut Oku, masyarakat yang akan melintas diambil secara sampling diperiksa dahulu suhunya, jika diatas 37 derajat celcius akan diambil darah untuk sampel pemeriksaan rapid test antibodi dengan lama waktu yang digunakan untuk mendeteksi ada tidaknya antibodi dalam tubuh adalah 5 - 10 menit.

Jika hasilnya reaktif baru akan diteruskan dengan pemeriksaan rapid test antigen, dan jika hasilnya reaktif akan diserahkan dengan keputusan ketua Posko apakah harus diisolasi mandiri atau isolasi milik pemerintah.

Baca juga: 2 PRIA Rampas Senjata Anggota Polisi, Aipda Jhonatan tak Gentar: Penyerang Roboh Diterjang Peluru

Baca juga: Ramalan Zodiak Keuangan Besok Rabu 5 Mei 2021: Capricorn Banyak Pemasukan, Pisces Hati-Hati

Baca juga: 1 KALI Dibiarkan, OKNUM Dewan Main Remas Istri Orang, 2 Kali di Dapur dan Ruang Tamu

Halaman
12
Penulis: Ardani Zuhri
Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved