Breaking News:

Perawat di Puskesmas Karang Dapo Muratara Sudah Bolos Kerja Satu Tahun, Absen 46 Kali Saja Dipecat

Oknum perawat itu diketahui adalah laki-laki berinisial IR, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Puskesmas Karang Dapo.

tribunsumsel.com/rahmat aizullah
Puskesmas Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).  

SRIPOKU.COM, MURATARA - Seorang perawat di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel), dikabarkan sudah satu tahun tak masuk kerja. 

Oknum perawat itu diketahui adalah laki-laki berinisial IR, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Puskesmas Karang Dapo.

Adanya oknum perawat yang bolos kerja tersebut diketahui setelah dilaporkan teman sejawatnya kepada Bupati Muratara Devi Suhartoni. 

"Saya ke Puskesmas Karang Dapo, ada laporan ke saya bahwa ada ASN perawat tidak masuk setahun," kata Devi Suhartoni, Sabtu (1/5/2021). 

Begini Cara Donasi Via Digital Saat Ramadan, Mulai Dari Salurkan Paket Makanan Hingga Zakat Fitrah

Mendengar laporan tersebut, Devi akan mengusulkan agar oknum yang dimaksud segar dipecat.

Sebab kata dia, dalam aturan kedisiplinan ASN, bila selama setahun tidak bekerja sebanyak 46 kali maka bisa mendapat sanksi pemberhentian secara tidak hormat. 

"Itu saya usul dipecat," kata kader PDI Perjuangan yang juga suami anggota DPRD Sumsel, Rita Suryani ini.

Devi memberikan warning kepada para ASN yang bertugas di pemerintahan Kabupeten Muratara agar tidak melakukan tindakan serupa.

Devi juga meminta siapa pun untuk takut melaporkan bila ada ASN yang tidak disiplin dalam menjalankan tugasnya.

Sejumlah Kadernya Jadi Pengurus Partai Ummat, Wakil Ketua DPW PAN Sumsel Santai: Beri Ucapan Selamat

"Kalau ada ASN tidak disiplin, apalagi sampai tidak masuk setahun, tolong laporkan, ASN itu harusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat," kata Devi.

Kepala UPT Puskesmas Karang Dapo, dr Yoza Fadhilah membenarkan ada oknum perawat berstatus ASN tak masuk kerja selama setahun. 

"Iya betul, kurang lebih setahun, tidak tahu apa alasannya (tidak masuk kerja)," kata Yoza.

Selaku pimpinan puskesmas, dia sudah beberapa kali melakukan pemanggilan terhadap oknum perawat tersebut. 

Namun yang bersangkutan tetap saja tidak bekerja tanpa alasan yang jelas padahal disebut-sebut perawat senior di puskesmas itu.

"Iya, beliau perawat senior di sini, orangnya ada di Muratara inilah, tidak tahu kenapa, sudah sering kita panggil," katanya.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved