Breaking News:

PPKM di Sumsel Diperpanjang

OKU Timur Zona Merah, Gubernur Sumsel: Fluktuatif, Besok tidak Lagi

Sebelum OKU Timur, kota Palembang kembali masuk kategori zona merah penyebaran Covid-19 sejak 14 April 2021.

sripoku.com/jati
Gubernur Sumsel Herman Deru 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur dinyatakan sebagai daerah zona merah penyebaran Covid-19 di Sumsel sejak 27 April 2021.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumsel Herman Deru, menyebutkan bahwa zona merah didapatkan dari hasil penelusuran kasus (tracing) yang dilakukan pemerintah daerah tersebut.

Baca juga: Warga OKU Timur yang Positif Covid-19 Makin Banyak, Ruang Isolasi Penuh, Warga Diduga Abai Prokes

Baca juga: Ruang Isolasi RSUD OKU Timur Penuh, Update Virus Corona di OKU Timur 26 April 2021

"Zona merah fluktuatif. Besok tidak lagi (zona merah)," ujarnya usai mengikuti Pengarahan Presiden RI kepada Kepala Daerah Seluruh Indonesia secara virtual, Rabu (28/4/2021).

Adapun rincian kasus di OKU Timur tersebut yakni konfirmasi sebanyak 669 kasus, meninggal 36 kasus, sembuh 487 kasus, suspek 1.287 kasus dan probable 25 kasus.

Sebelum OKU Timur, kota Palembang kembali masuk kategori zona merah penyebaran Covid-19 sejak 14 April 2021.

Baca juga: Anggota DPRD Palembang Dilarang Mudik, Kasus Positif Covid-19 Terus, Palembang Zona Merah

Baca juga: 14 Kecamatan Kota Palembang Zona Merah, Kasus Konfirmasi Positif Covid-19 Tembus 10.045 Kasus

Kini, 14 kecamatan di Palembang pun dinyatakan sebagai daerah zona merah.

Ke-14 kecamatan tersebut yakni Alang-Alang Lebar, Gandus, Ilir Barat I, Ilir Barat II, Ilir Timur III, Jakabaring, Kalidoni, Kemuning, Plaju, Sako, Seberang Ulu I, Seberang Ulu II, Sematang Borang dan Sukarami. 

Penulis: Jati Purwanti
Editor: RM. Resha A.U
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved