Breaking News:

Wawako Palembang Kesal

Wakil Walikota Palembang Juga Temukan Bahan Makanan yang Mengandung Zat Berbahaya di Pasar Skip

Tindakan tegas kita tutup tokonya. Ini untuk menyelamatkan banyak pihak. Jangan sampai masyarakat nanti terlanjur mengkonsumsi bahan pangan berbahaya

Penulis: maya citra rosa | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/MAYA CITRA ROSA
Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda dan Kepala BPOM Palembang, Martin Suhendri, menjawab pertanyaan wartawan seusai sidak di Pasar Sekip Ujung Palembang, Selasa (27/4/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Selain supermarket, Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, juga melakukan sidak di beberapa pasar tradisional dan pasar bedug.

Hasilnya masih ada ditemukan bahan pangan yang mengandung zat berbahaya dijual para pedagang pasar, salah satunya di Pasar Sekip Ujung Palembang, Selasa (27/4/2021).

Fitrianti Agustinda mengatakan dari 25 sampel bahan pangan yang diperiksa, ditemukan zat berbahaya pada mie kuning basah berupa penyedap makanan atau sedap malam dan formalin, juga kandungan pewarna tekstil pada kue apem.

Pihaknya berkomitmen untuk melakukan pengawasan penjualan bahan pokok, terutama menjelang hari raya yang akan dilakukan terus di pasar tradisional maupun modern.

"Tindakan tegas kita tutup tokonya. Ini untuk menyelamatkan banyak pihak. Jangan sampai masyarakat nanti terlanjur mengkonsumsi bahan pangan berbahaya ini," ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah kota juga menemukan sejumlah bahan pangan yang mengandung zat berbahaya dalam sidak yang dilakukan di Pasar Cinde pekan lalu.

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk lebih teliti membeli bahan pokok dan memanfaatkan pojok pasar yang disediakan BBPOM untuk mengecekan kelayakan kesehatan makanan.

"Kami pastikan akan kami selidiki dari mana mereka mendapat bahan berbahaya ini," ujarnya.

Kepala BPOM Palembang, Martin Suhendri juga ikut dalam sidak tersebut dan langsung melakukan pengecekan sampel di lapangan.

Selama bulan Ramadan, pihaknya memang banyak menemukan zat berbahaya yang terkandung di dalam makanan seperti mi kuning, apem dan otak-otak ikan.

"Dari 163 sampel yang diuji, ada 4 item yang kita temukan mengandung zar berbahaya seperti boraks, pengawet dan pewarna makanan," ujarnya.

Selanjutnya BPOM Palembang akan terus gencar melakukan sidak bersama Pemerintah Kota Palembang di pasar-pasar.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved