Oknum Dai di Kampar Sebut NU dan Muhammadiyah Sesat

Video oknum dai di Kampar yang menyebut NU dan Muhammadiyah sesat itu kemudian sampai juga ke telinga pejabat Kemenag Kampar dan Kanwil Kemenag Riau

Editor: aminuddin
NU.or.id
Oknum Dai di Kampar Sebut NU dan Muhammadiyah Sesat, Ini Kata Kemenag Kampar dan Kanwil Kemenag Riau. Foto: logo nahdatul ulama. 

SRIPOKU.COM, RIAU - Ada banyak cara bikin heboh dan terkenal.

Mulai dari memperlihatkan sikap, perbuatan dan perkataan. 

Khusus yang terakhir ini, perkataan, sedang terjadi di Riau.

Perkataan apa?

Begini ceritanya ...

Sesat

Oknum Dai di Kampar menyebut Nahdatul Ulama atau NU dan Muhammadiyah sesat saat menyampaikan ceramah dan videonya beredar di media sosial .

Video oknum Dai di Kampar yang menyebut NU dan Muhammadiyah sesat itu kemudian sampai ke telinga pejabat Kemenag Kampar dan Kanwil Kemenag Riau .

Kemenag Kampar menyayangkan adanya oknum Dai di Kampar yang berceramah menyinggung organisasi-organisasi masyarakat atau Ormas Islam yakni NU dan Muhammadiyah .

Sebelumnya diketahui beredar tayangan video di media sosial, seorang dai yang dalam materi ceramahnya menyinggung Ormas Islam .

Dalam ceramahnya, dai tersebut mengatakan beberapa Ormas Islam besar di Indonesia seperti NU, Muhammadiyah ini adalah sesat.

Kepala Kemenag Kampar , Alfian pada Rabu (21/4/2021) di Kampar Provinsi Riau menyayangkan adanya materi ceramah yang menyinggung Ormas tersebut.

Atas kejadian ini Alfian meminta kepada masyarakat atau ormas yang disebut agar bisa menahan diri agar tidak anarkis.

Ia berpesan kepada Ormas yang tersinggung agar membiarkan yang bersangkutan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Dirinya juga meminta dai tersebut meminta maaf atas ceramah yang disampaikan yang telah menyinggung banyak pihak.

Alfian mengingatkan agar mubaligh di bulan suci Ramadhan ini dapat berdakwah dengan lemah lembut, santun penuh hikmah dan mau'izhah hasanah.

"Apa yang disampaikan dai semestinya mengajak kepada amar makruf nahi mungkar, tidak membahas yang menyinggung amalan saudara muslim lainnya," pungkasnya.

Baca juga: Unik, Dai Milenial Asal OKI Ini Tampil dengan Boneka Ketika Mendakwah

Baca juga: Mengenal Ustadz Sutarno SPd Dai Milenial Asal OKU, Tak Punya Latar Belakang Pondok Pesantren

Latih 500 Dai di Riau

Provinsi Riau akhir-akhir ini dihebohkan dengan adanya ceramah sejumlah dai mulai dari yang memojokkan sekelompok pihak dan menyampaikan informasi yang tidak mengedukasi masyarakat.

Dampaknya sendiri akan menimbulkan perpecahan di kalangan umat Islam yang saat ini sedang menjalani ibadah bulan ramadhan.

Menanggapi kondisi ini, Kepala Kanwil Kemenag Riau Mahyudin mengatakan, pihaknya sudah melatih 500 dai di Riau,  dan sudah diarahkan bagaimana berbicara dengan cara yang baik.

"Hanya saja memang yang berdakwah viral kontroversi itu tidak ikut dalam pelatihan,"ujar Mahyudin kepada tribunpekanbaru.com Rabu (21/4).

Sebagaimana diketahui, ada ustadz di Kampar yang memojokkan kelompok dalam Islam, menurut Kakanwil persoalan ini sudah sampai ke ormas Islam dan berharap semuanya didudukkan.

"Saya kenal dengan beliau (ustadz), memang dulu juga beliau membuat kontroversi di Kampar,"ujarnya.

Seharusnya menurut Mahyudin, seorang dai harus menyampaikan ceramah degan cara yang baik dan sopan sehingga masyarakat bisa diayomi.

https://pekanbaru.tribunnews.com/2021/04/21/oknum-dai-di-kampar-sebut-nu-dan-muhammadiyah-sesat-ini-kata-kemenag-kampar-dan-kanwil-kemenag-riau 

Artikel berjudul "Oknum Dai di Kampar Sebut NU dan Muhammadiyah Sesat, Ini Kata Kemenag Kampar dan Kanwil Kemenag Riau "

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved