Cara Membuat Ikan Pakasam Khas Muratara, Cocok Disajikan Saat Sahur dan Buka Puasa Ramadan
Berikut ini cara membuat Ikan Pakasam khas Muratara yang biasanya dimasak dengan dua cara, yakni digulai atau digoreng.
SRIPOKU.COM, MURATARA - Ikan Pakasam jarang ketinggalan di hidangan lauk pauk masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Ikan Pakasam merupakan menu penikmat, apalagi saat sahur dan berbuka puasa ramadan seperti sekarang ini.
Orang-orang sering berucap makan akan terasa lebih nikmat bila ada lauk Ikan Pakasam.
• Dari Awal Lihat Dia Sudah tak Enak, Istri JT Penganiaya Perawat RS Siloam Palembang Buka Suara
Ikan Pakasam sebenarnya juga ada di beberapa daerah khusus di Sumatera Selatan (Sumsel). Namun, di Kabupaten Muratara ini, masakan Ikan Pakasam memiliki khas tersendiri.
Apa itu Ikan Pakasam, yakni salah satu masakan dari olahan ikan yang diawetkan dengan cara difermentasi.
Ikan yang bisa dimasak menjadi Ikan Pakasam tak ada jenis tertentu karena semua ikan air tawar atau sungai bisa diolah menjadi Ikan Pakasam.
Berikut ini cara membuat Ikan Pakasam khas Muratara:
Bahan-bahan Ikan Pakasam: ikan, beras, air bersih, gula pasir, garam, bawang merah dan cabai rawit.
Cara membuat Ikan Pakasam:
1. Bersihkan terlebih dahulu ikan yang akan dijadikan Ikan Pakasam lalu ditiriskan hingga kering.
2. Ikan dilumuri garam dan didiamkan beberapa menit hingga garam meresapi ikan.
3. Di sisi lain, masakkan beras menjadi bubur nasi lalu tambahkan garam dan gula pasir secukupnya.
4. Setelah bubur nasi didinginkan, lalu masukkan ikan yang sudah digaramkan tadi ke dalam bubur hingga merata.
5. Kemudian ikan disimpan dalam wadah tertutup minimal selama dua hari, namun jangan dimasukkan ke dalam lemari es.
6. Setelah proses fermentasi selesai jadilah Ikan Pakasam yang siap dimasak dan baru boleh disimpan dalam lemari es.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pakasamuratara.jpg)