Breaking News:

Berita Palembang

Tangga Buntung Dijuluki Kampung Narkoba, Anggota DPRD : Akan Mempersulit Perkembangan Anak Cucu Kami

Penamaan Kampung Narkoba di tiga lorong Kelurahaan 36 Ilir Tangga Buntung Kota Palembang dianggap tak elok dan pantas.

Kolase Sripoku.com
Achmad Nawawi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk daerah pemilihan (Dapil) 1 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Penamaan Kampung Narkoba di tiga lorong Kelurahaan 36 Ilir Tangga Buntung Kota Palembang dianggap tak elok dan pantas.

Hal ini diungkapkan oleh Anggota DPRD kota Palembang fraksi PKB Achmad Nawawi, seperti dikutip Sripoku.com, Jumat (16/4/2021).

Menurut Achmad Nawawi, tidak semua orang yang tinggal di kawasan itu terlibat narkoba.

Sehingga penamaan 'Kampung Narkoba' dianggap dirinya tak elok dan pas.

"Kita juga tidak tahu, kenapa disebut kampung narkoba. Secara pribadi, nama Kampung Narkoba kurang elok dan pantas, sebab ada beberapa RT di lokasi itu, dan yang terjadi kemarin (penggerebekan) hanya sekitar 2 RT. Jadi kurang elok dan pantas disebut itu," kata Achmad Nawawi, Kamis (15/4/2021).

Ia mengaku mendukung penuh pemberatasan narkoba oleh pihak kepolisian selama ini.

Namun hanya saja dirinya menyesalkan dengan image yang dibangun terhadap kawasan tempat mereka tinggal tersebut.

"Di lokasi itu juga ternyata masih ada remaja- remaja yang aktif kegiatan keagamaan, seperti remaja masjid, ustaz dan dirinya selaku anggota dewan," kata dia.

Menurut dia, adanya stigma negatif kampung narkoba, jelas akan mempersulit perkembangan bagi anak cucu mereka kedepan, mengingat Tangga Buntung ini konotasinya sudah negatif.

"Kampung kami Tangga Buntung dapat stigma negatif dianggap kampung narkoba," tuturnya.

Halaman
12
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved