Puasa Ramadhan 2021

Mengerjakan Sholat Witir 2 Kali Dalam Satu Malam di Bulan Ramadhan? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Nah, untuk diketahui jika sholat tarawih dikerjakan hanya di bulan Ramadhan saja. Akan tetapi, sholat witir bisa dikerjakan di hari-hari biasa.

Penulis: Tria Agustina | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM/ANTON
Ilustrasi sholat 

Berdasarkan Fatwa Syekh ‘Athiyyah Shaqar, berikut ini hukum melaksanakan sholat witir dua kali dalam satu malam.

Pertanyaan:

Apakah benar bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Tidak ada dua Witir dalam satu malam”? apakah shalat Witir bisa di-qadha’ jika tertinggal?

Jawaban:

Ya, Abu Daud, an-Nasa’i dan at-Tirmidzi meriwayatkan, ia nyatakan sebagai hadits hasan, sesungguhnya
Ali ra berkata, “Saya mendengar Rasulullah Saw bersabda:

“Tidak ada dua Witir dalam satu malam”.

Imam Ahmad, Abu Daud dan at-Tirmidzi meriwayatkan dari Ummu Salamah, “Sesungguhnya Rasulullah Saw melaksanakan shalat dua rakaat setelah shalat Witir, beliau laksanakan dalam keadaan duduk”.

Para ulama berpendapat: siapa yang melaksanakan shalat Witir setelah shalat Isya’, kemudian ia ingin melaksanakan Qiyamullail, maka ia boleh melaksanakan shalat malam sebanyak mungkin, akan tetapi ia tidak boleh lagi melaksanakan shalat Witir, karena ia telah melaksanakan shalat Witir sebelumnya.

Baca juga: Bolehkah Menjual Makanan Kepada Non Muslim di Bulan Puasa? Begini Hukumnya Kata Ustaz Abdul Somad

Sebagaimana diketahui bahwa shalat Witir dapat dilaksanakan kapan saja pada waktu malam, setelah shalat Isya’ hingga terbit fajar (shalat Shubuh).

Jika seseorang khawatir tertinggal melaksanakan shalat Witir, maka dianjurkan agar ia melaksanakannya di awal malam.

Berdasarkan hadits yang diriwayatkan Muslim, Ahmad, at-Tirmidzi dan Ibnu Majah:

“Siapa yang khawatir tidak terbangun di akhir malam, maka hendaklah ia melaksanakan shalat Witir di awal malam. Siapa yang sangat ingin bangun tengah malam, maka hendaklah ia melaksanakan shalat Witir di akhir malam, karena shalat di akhir malam itu disaksikan (para malaikat) dan itu lebih utama”. 

Makna Masyhudah adalah disaksikan para malaikat.

Baca juga: Bagaimana Hukumnya Jika Puasa Sebulan Penuh Tapi Tidak Bayar Zakat? Begini Kata Ustaz Abdul Somad

Ketika Rasulullah Saw bertanya kepada Abu Bakar ra, “Kapankah engkau melaksanakan shalat Witir?”.

Beliau menjawab, “Di awal malam, setelah shalat Isya’.”

Ketika Rasulullah Saw bertanya kepada Umar ra, ia menjawab, “Di akhir malam”.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved