Jangan Keliru, Sholat Witir 3 Rakaat Dikerjakan Tanpa Tasyahud Awal, Bedakan dengan Sholat Maghrib!
Untuk diketahui jika sholat tarawih dikerjakan hanya di bulan Ramadhan saja. Sementara sholat witir bisa ditunaikan di hari-hari biasa.
Penulis: Tria Agustina | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM - Berikut ini tata cara dan panduan sholat witir yang tepat diuraikan oleh Ustaz Abdul Somad.
Hari ini, Kamis, 15 April 2021 telah memasukki hari ketiga puasa di bulan Ramadhan 1442 Hijriyah.
Ibadah sholat sunnah tarawih dan witir secara berjamaah di sejumlah masjid di daerah tempat tinggal masing-masing telah memasukki hari keempat.
Adapun sholat tarawih dan witir juga bisa dilaksanakan di rumah jika memiliki alasan untuk tidak ke masjid.
Untuk diketahui jika sholat tarawih dikerjakan hanya di bulan Ramadhan saja.
Sementara sholat witir bisa ditunaikan di hari-hari biasa.
Yakni sholat witir dijadikan sebagai ibadah sunnah yang dikerjakan sebagai amalan tambahan.
Bahkan sholat witir termasuk ke dalam sholat malam atau qiyamulail.
Lantas, bagaimana hukum tata cara dan jumlah rakaat sholat witir sebenarnya?
Berikut ini penjelasan mengenai tata cara yang benar dalam sholat witir diuraikan oleh Ustaz Abdul Somad.
Baca juga: Hukum Perempuan ke Masjid Melaksanakan Sholat Tarawih, Diperbolehkan Selama Menghindari Hal ini!

Baca juga: Bolehkah Perempuan Iktikaf di Masjid, Apa Hukumnya? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat, ada 3 Syarat
Dalam tayangan YouTube Ustadz Abdul Somad Official, berikut penjelasan mengenai sholat witir secara lengkap.
"Allah itu maha ganjil, Allah suka kepada yang ganjil, maka sholat yang ganjil itu disebut dengan witir," urai Ustaz Abdul Somad.
"Ada 3 rakaat, pernah dibuat Nabi 5 rakaat, pernah juga 7 rakaat, pernah 9 rakaat, dan yang paling banyak adalah 11 rakaat, jadi kalau ada orang sholat witor 11 rakaat sunnah," jelasnya.
"Ada orang sholat witir 9 rakaat sunnah, ada sholat witir 3 rakaat sunnah, bagaimana kalau ada orang sholat witir 1 rakaat? juga sunnah," ungkapnya.
"Pulang dia ke rumah maka dia sholat witir satu rakaat saja maka sholat witirnya itu pun sah," tambah Ustaz Somad.
"Tapi yang biasa dibuat di Indonesia, di Mesir, di Maroko sholat witirnya 3 rakaat, hanya saja 3 rakaat ini bebas bisa 2 rakaat salam tambah 1 rakaat salam atau 3 rakaat 1 salam," ujarnya.
"Bagi yang melaksanakan 3 rakaat 1 salam, maka tak boleh dibuatnya ada tasyahud awal (tasyahud atau tahiyat awal dilakukan pada rakaat kedua), supaya tak sama dengan sholat Maghrib," terang Ustaz Abdul Somad.
"Karena kalau sama dengan sholat maghrib berarti apa beda dia dengan sholat fardhu, makanya kalo ada masjid yang membuat 3 rakaat, dibuat 3 rakaat 1 salam, tasyahudnya sekali di akhir saja," lanjutnya.
Adapun bacaan ayat yang dianjurkan yakni rakat pertama Surat Al-'Ala, rakaat kedua Al-Kafirun, dan rakaat yang ketiga surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas.
Baca juga: Apakah Kumur-kumur Berpengaruh Terhadap Sah Tidaknya Puasa? Jangan Salah Kaprah Beginilah Hukumnya
Berikut ini tata cara dan panduan sholat witir dikutip melalui laman sumsel.kemenag.go.id
Sholat witir ialah hukumnya sunnat, yakni shalat sunnat yang sangat diutamakan.
Dalam hadist dinyatakan :
Y AA AM A L AL OUR-AANI AUTIRUU FA-INNAL LAAHA YUHIBBUL WITRA.
Artinya :
"Hai para pencita-cita AI-Qur'an, kerjakanlah shalat witir, sebab Tuhan itu Tunggal (Esa).
Dia suka kepada bilangan witir (ganjil)".
Waktunya sesudah shalat Isya sampai terbit fajar, dan biasanya shalat witir itu dirangkaikan dengan shalat tarawih.
Bilangan raka'atnya 1 raka'at, atau 3, 5, 7, 9, dan 11.
Kalau sholat witir itu banyak boleh dikerjakan dua raka'at satu salam, kemudian yang terakhir satu raka'at dengan satu salam.
Jumlah sebelas raka'at itu telah cukup, dan inilah yang dikerjakan oleh Rasulullah saw sebagaimana dinyatakan oleh Aisyah r.a.yang artinya :
"Tidaklah pernah Nabi saw melebihi shalat malam (witir) melebihi dari sebelas raka'at",
Pada bulan Ramadhan setelah 15 Ramadlan, disunnatkan pada raka'at yang terakhir dari witir, yakni sesudah i'tidal pada raka'at terakhir, disunnatkan membaca Qunut, dan sesudahnya lalu selesaikanlah sampai salam.
Baca juga: Bolehkah Perempuan Iktikaf di Masjid, Apa Hukumnya? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat, ada 3 Syarat
Niat Sholat Witir 3 Raka'at
اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
USHOLLI SUNNATAL WITRI TSALAATSA RAKA'AATIN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA'AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'ALA
Artinya: Saya niat salat witir tiga rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala
Niat Sholat Witir 2 raka'at
اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
USHOLLI SUNNATAL WITRI RAK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA'AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'ALA
Artiny : Saya niat salat witir dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala
Niat Sholat Witir 1 raka'at
اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
USHOLLI SUNNATAL WITRI RAK'ATAN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA'AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'ALA
Artinya: Saya niat salat witir satu rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala.
Bacaan Doa Sesudah Sholat Witir
ALLAHUMMA INNAA NAS-ALUKA IIMAANAN DAA IMAA, WANAS-ALUKA QALBAN KHAASYJ'AA. WANASALUKA
ILMAN NAAFI'AA, WANAS-ALUKA YAQIINA SHAADIOAA. WANAS ALUKA 'AMALAN SHAALIHAA WANAS-ALUKA DIINAN QAYYIMAA. WANAS ALUKA KHAIRAN KATSIIRAA. WANAS ALUKAL AFWA WAL'AAFIYATA. WANAS-ALUKA TAMAAMAL AAFIYATI. WANAS-ALUKASY SYUKRA ALAL 'AAFIYATI. WANAS ALUKAL GHINAA A 'ANIN NAASI. ALLAHUMMA RABBANAA TAOABBAL MINNAA SHA LAATANAA, WASHIYAAMANAA, WAQIYAAMANAA WATAKHSYSYU'ANAA, WATADLARRU'ANAA, W ATA' ABBUDANAA, WATAMMIM TAQSHIIRANAA YA A ALLAH YA A ALLAH YA A ALLAH, YAA ARHAMAR RAA HIMIINA, WASHALLALLAAHU ALA A KHAIRI KHAL QIHI MUHAMMADIN WA 'ALAA AALIHII WASHAHBI
HII AJMAIN. WALHAMDU LILLAAHI RABBIL 'AALA -MIIN.
Artinya :
"Ya Allah ya Tuhan kami, kami memohon kepadaMu (mohondiberi) iman yang langgeng, dan kami mohon kepadaMu hati kami yang khusyu', dan kami mohon kepadaMu diberiNya ilmu yang bermanfaat, dan kami mohon ditetapkannya keyakinan yang benar, dan kami mohon (dapat melaksanakan) amal yang shaleh, dan kami mohon tetap dalam agama Islam, dan kami mohon diberinya kebaikan yang melimpah-limpah, dan kami mohon memperoleh ampunan dan kesehatan, dan kami mohon kesehatan yang sempurna, dan kami mohon mensyukuri atas kesehatan kami, dan kami mohon kecukupan. Ya Allah ya Tuhan kami, terimalah shalat kami, puasa kami, ruku' kami, dan khusyu' kami, dan pengabdian kami, dan sempurnakanlah apa yang kami lakukan selama shalat ya Allah, ya Allah, ya Allah Dzat yang Maha Pengasih dan Penyayang".
Baca juga: Hukum Melaksanakan Sholat Tarawih Terlalu Cepat atau Tergesa-gesa, Awas Ibadah Jadi Sia-sia Belaka!
SUBSCRIBE US