Breaking News:

Berita Palembang

Tukang Ojek Gemetar Lihat Polisi, Benda di Pinggang Ketahuan : Buat Jaga Pak

Kernedet alias Yudi (36) seorang tukang ojek pangkalan di Palembang, Sumatera Selatan terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian atas kepemilikan

SRIPOKU.COM / Bayazir Al Rayhan
Kernedet alias Yudi (36) seorang tukang ojek pangkalan di Palembang, Sumatera Selatan diamankan di Polsek IB 1 Palembang, Selasa (13/4/20210 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kernedet alias Yudi (36) seorang tukang ojek pangkalan di Palembang, Sumatera Selatan terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian atas kepemilikan senjata api rakitan.

Kernedet yang merupakan warga Dusun II, Kelurahan Talang Makmur, Kecamatan Sungai Menang, OKI hanya tertunduk ketika diamankan tim Joker Polsek Ilir Barat 1 Palembang.

Pria 36 tahun ini diamankan atas kepemilikan senjata api beserta empat buah amunisi ketika berada di Rusun 26 Ilir, Kecamatan IB 1 Palembang pada Minggu (11/4/2021) dinihari.

Tertangkapnya Kernedet ini berawal dari anggota Reskrim Polsek Ilir Barat 1 Palembang akan melakukan penangkapan pelaku 3C di wilayah Rusun 26 Ilir Palembang.

Ketika tiba di lokasi, Kernedet yang melihat anggota kepolisian terkejut dan seketika kabur.

Hal itulah yang membuat anggota kepolisian curiga hingga mengejar tersangka.

Sebelum berhasil diamankan, Kernedet sempat membuang suatu benda hingga membuat anggota semakin curiga.

"Ketika berhasil diamankan, ternyata pelaku ini membawa senjata api rakitan hingga berlari karena takut dengan kedatangan petugas.

Ketika berlari itulah pelaku membuang senpi yang dibawanya," kata Kapolsek Ilir Barat 1 Palembang, Kompol Deni Triana, Selasa (13/4/2021).

Tersangka kemudian langsung digiring ke Polsek IB 1 dengan barang bukti senpi beserta amunisi yang dibawanya.

"Kalau menurut pengakuannya senjata tersebut dibeli dengan temannya, digunakan untuk berjaga-jaga. Tapi masih kita tindak lanjut apakah senjata itu pernah dibuat tindak kejahatan atau tidak," kata Deni.

Sementara dari pengakuan tersangka, senpi tersebut dibelinya dari temannya di Sungai Menang, OKI seharga Rp. 700 ribu.

"Untuk jaga-jaga saja pak, belum ada aku gunakan untuk kejahatan. Karena aku sering pulang malam dan pernah dimintai uang oleh seseorang itulah aku beli senpi itu," katanya.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku terancam UU Darurat No. 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Baca juga: Ibu Muda Diperkosa Sopir Travel di Mobil, Korban tak Kuasa Lawan Pelaku : Saya Tak Takut Dipenjara

Yaqut Kholil Qoumas (Gus Yaqut) Berpotesi Geser Cak Imin Ramaikan Pilpres 2024

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved