Breaking News:

Vaksin Astra Zeneca

5 HARI Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca, Komandan Kompi Brimob Sesak Nafas: Meninggal di Sofa

Kepolisian Daerah Maluku memastikan Komandan Kompi Batalion A Brimob Polda Maluku, Iptu LT yang meninggal 5 hari disuntik AstraZeneca

AFP/CARLOS OSORIO POOL
Pemberian Vaksin AstraZeneca di Kanada distop sementara setelah terjadi pembekuan darah sejumlah penerima vaksin. Wanita muda paling banyak terkena dampak buruk Vaksin AstraZeneca. 

SRIPOKU.COM, AMBON--Setelah menerima vaksin, seorang komandan kompi Batalion A Brimob Polda Maluku sesak nafas. Ia bersama istri sempat berobat ke dokter. Setelah menelan obat, kesehatannya sempat berangsur pulih. Namun takdir berkata lain, korban kembali menderita sesak nafas lalu meninggal dunia.

Kepolisian Daerah Maluku memastikan Komandan Kompi Batalion A Brimob Polda Maluku, Iptu LT yang meninggal lima hari setelah disuntik vaksin AstraZeneca positif Covid-19. Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat mengatakan, Iptu LT dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab.

"Almarhum ini ternyata positif Covid-19, pemeriksaan (swab) dilakukan tadi setelah korban meninggal dunia dan hasilnya keluar positif," kata Roem kepada Kompas.com, Minggu (4/4/2021) sore.

Roem menjelaskan, Iptu LT meninggal pada Minggu pagi. Tadi malam, kata Roem, LT sempat mengeluh sesak napas kepada istrinya.

"Memang sempat sesak napas tadi malam lalu tadi pagi istrinya lihat suaminya sudah terbaring di sofa kemudian dibawa ke rumah sakit ternyata sudah meninggal," ungkapnya.

Roem tidak membeberkan secara detail sejak kapan Iptu LT terpapar Covid-19 dan dari mana penularannya. Iptu LT menjalani vaksinasi massal yang dilakukan Polda Maluku pada 30 Maret pekan lalu.

Sebelum disuntik vaksin, Iptu LT menjalani screening kesehatan. Dokter juga mewawancarai kondisi kesehatan polisi tersebut. Sebelumnya, lima hari setelah disuntik vaksin Covid-19, seorang komandan kompi di Batalion A Brimob Polda Maluku, Iptu LT, meninggal pada Minggu.

Iptu LT menerima vaksin Covid-19 merek AstraZeneca pada 30 Maret 2021. Keesokan harinya, Iptu LT mengeluh meriang. Setelah meminum obat pemberian dokter, korban kembali sehat. Namun, korban mengalami sesak napas pada Sabtu malam, dan meninggal keesokan harinya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Komandan Brimob yang Meninggal 5 Hari Setelah Disuntik Vaksin Ternyata Positif Covid-19", https://regional.kompas.com/read/2021/04/04/165153078/komandan-brimob-yang-meninggal-5-hari-setelah-disuntik-vaksin-ternyata?page=all#page2.
Penulis : Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty
Editor : Dheri Agriesta

Editor: Wiedarto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved