Puasa Ramadhan 2021

Jarang Diketahui, Selain Puasa & Tarawih, Ini 5 Amalan Penting yang Bisa Dilakukan di Bulan Ramadhan

Tak hanya puasa dan tarawihm inilah amalan-amalan yang juga bisa dilakukan di bulan Ramadhan untuk meningkatkan ibadah dan pahala.

Tayang:
Penulis: Tria Agustina | Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com
Puasa Ramadhan 2021 

SRIPOKU.COM - Tinggal menghitung hari Umat Muslim akan segera menyambut bulan suci Ramadhan.

Pada tahun ini menurut penanggalan masehi puasa Ramadhan jatuh pada 13 April 2021 atau dalam kalender Islam yakni 1442 Hijriyah.

Di bulan Ramadhan banyak sekali amalan yang bisa dilakukan untuk meraih keberkahan.

Di sisi lain juga bisa memanfaatkan momen Ramadhan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, melainkan memohon ampunan kepada Yang Maha Kuasa.

Pasalnya di bulan Ramadhan dibukanya pintu-pintu taubat dan diterima amalan yang tak terputus.

Selama ini banyak yang mengetahui jika di bulan Ramadhan hanya amalan puasa dan tarawih yang bisa ditunaikan.

Padahal ada banyak amalan yang bisa dilakukan juga dengan pahala yang tak kalah menakjubkan.

Amalan apa saja itu?

Berikut ini amalan-amalan penting yang jarang diketahui umat Islam di bulan suci Ramadhan.

Baca juga: Keluar Mani saat Puasa Batalkah? Apakah Mesti Mandi Wajib? Begini Penjelasan Tepat Ustaz Abdul Somad

5 Larangan Sebelum Berkurban saat Idul Ada 2019, Berikut Sunah-sunah Kurban oleh Ustaz Abdul Somad
Ustaz Abdul Somad (Tribunbogor)

Baca juga: Hukum Berkata Kasar dan Berkata Kotor Saat Menjalankan Puasa, Bisa Membatalkan Puasa?

1. Taubat Nasuha

Perbaiki hubungan kepada Allah dengan taubat nasuha.

Hal ini tercantum dalam Alquran surat At-Tahrim ayat 8.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ تُوبُوٓا۟ إِلَى ٱللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا عَسَىٰ رَبُّكُمْ أَن يُكَفِّرَ عَنكُمْ سَيِّـَٔاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّٰتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ يَوْمَ لَا يُخْزِى ٱللَّهُ ٱلنَّبِىَّ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مَعَهُۥ ۖ نُورُهُمْ يَسْعَىٰ بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَٰنِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَآ أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَٱغْفِرْ لَنَآ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

Arab-Latin:

Yā ayyuhallażīna āmanu tubū ilallāhi taubatan nasuhaā, 'asā rabbukum ay yukaffira 'angkum sayyi`ātikum wa yudkhilakum jannātin tajrī min tahtihal-an-hāru yauma lā yukhzillāhun-nabiyya wallażīna āmanu ma'ah, nuruhum yas'ā baina aidīhim wa bi`aimānihim yaquluna rabbanā atmim lanā nuranā wagfir lanā, innaka 'alā kulli syai`ing qadīr

Artinya:

Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu".

"Yang selama ini mencuri berhenti mecuri, yang selama ini mengganggu laki orang berhenti, yang selama ini melirik bini orang berhenti, yang selama ini menyantet berhenti," ungkap Ustaz Abdul Somad.

"Yang selama ini korupsi berhenti, yang selama ini membicarakan aib orang lain diam, inilah masanya kita taubat kepada Allah," tambahnya.

"Syaratnya bagaimana? Kalo ada orang silpa, salah, berdosa maka dia musti mandi taubat, gimana caranya? sama macam mandi wajib," jelasnya.

"Setelah itu sholat sunnah dua rokaat, sholat taubat, kemudian dia minta ampun pada Allah, maka Allah mengampuni dosa-dosanya, memperbanyak istighfar," tuturnya.

Jadi, menjelang Ramadhan yakni mensucikan diri dengan taubat nasuha.

Baca juga: Cara Membayar Puasa Ramadhan Tahun Lalu, Ini Penjelasan Ustad Abdul Somad Soal Penggabungan Puasa

2. Menyambung Tali Silahturahmi

Siapa yang mau lapang rezekinya, mau panjang umurnya, hendaklah dia menyambung tali silahturahmi.

3. Pelajari Ilmu Ramadhan

Sebelum Laailahaillallah berilmu dulu, Wujud, Qiqam, baqa', Mukholafatul Lilhawaditsi, Qiyamuhu Binafsihi, Wahdaniyah, Qudrat, Iradat, Ilmun, Hayat, Sama', Basar, Kalam.

Itu semua dipelajari dalam sifat 20, begitu juga dengan puasa.

Maka pelajatri ilmu puasa.

Jadikan Ramadhan sebagai madrasah, bukan rutinitas, bukan musiman.

Tapi setelah Ramadhan yang belum pandai baca Qur'an jadi pandai.

Yang belum pandai berdoa menjadi pandai.

Yang belum ke masjid menjadi ke masjid.

Dengan apa? Yakni Ilmu Ramadhan.

Baca juga: Banyak yang Tak Menyadari Ternyata Ini Rahasia Terbesar Rasulullah Terbiasa Berpuasa di Bulan Syaban

4. Alquran

Bulan Ramadhan adalah bulan turunnya Alquran, maka siapkanlah Alquran.

Ustaz Abdul Somad menyarankan untul membeli Alquran yang lengkap terjemahan dan hukum tajwidnya.

Anak yang mahir baca Quran, mereka akan dibangkitkan di surga bersama para malaikat.

Bagaimana yang tidak lancar?

Setiap huruf dibalas 10 kebaikan.

Jadi maka tak lancar jangan berkecil hati, maka semakin tak lancar semakin banyak pahalanya.

Tapi jangan tak lancar seumur hidup.

Apakah membaca Alquran tak mengetahui artinya tak mendapat pahala?

Ada orang baca Alquran, dengar baik-baik, diam, mudah-mudahan engkau dapat rahmat.

Mendengar aja dapat rahmat apalagi membacanya.

Baca juga: Cara Membayar Fidyah Puasa Bagi Golongan yang Sulit Berpuasa, Ini Takarannya oleh Ustaz Adi Hidayat

5. Siapkan Duit

Untuk apa duit? Ibu di rumah berapa orang? empat, suami, istri, anak, empat orang. Biasa masak kolak 4 piring, buat 8.

Untuk apa 8? Empat piring di rumah, 4 piring anak yatim, orang miskin, panti jompo, siapkan duit banyak.

Jadi, di bulan Ramadhan ini tingkatkan ibadah sedekah karena itulah yang menolong di hadapan Allah Subhanahuwata'ala.

Baca juga: Bolehkah Wanita Hamil yang Tak Mampu Berpuasa Membayar Fidyah? Ini Jawaban Tepat Ustaz Adi Hidayat

SUBSCRIBE US

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved