Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Gereja di Lubuklinggau Dikawal Ekstra Ketat Aparat Bersenjata Lengkap, Jelang Jumat Agung dan Paskah

Aparat bersenjata lengkap dari Satbrimob Polda Sumsel dan Polres Lubuklinggau terlihat berjaga-jaga melakukan pengamanan di luar gereja dan di dalam

SRIPOKU.COM/Eko Hepronis
Dua anggota Brimob Polda Sumsel melakukan pengamanan Gereja Katolik Paroki Penyelenggaraan Ilahi Kota Lubuklinggau, Sumsel, Kamis (1/4/2021). 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Gereja Katolik Paroki Penyelenggaraan Ilahi Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan dikawal ekstra ketat menjelang perayaan Jumat Agung (2/4/2021) dan Paskah (4/4/2021).

Aparat bersenjata lengkap dari Satbrimob Polda Sumsel dan Polres Lubuklinggau terlihat berjaga-jaga melakukan pengamanan di luar gereja dan di dalam gereja.

Sejak kemarin, Rabu (31/3/2021), pihak gereja telah melakukan berbagai persiapan hingga bekerja sama dengan aparat kepolisian membentuk tim pengamanan sendiri saat pelaksanaan Jumat Agung.

Baca juga: Jelang Perayaan Paskah, Polda Sumsel Turunkan K9 dan Jihandak Amankan Gereja di Palembang

Romo Anton Manik mengatakan tim pengamanan yang dibentuk oleh pihak gereja bersama pihak kepolisian ini dalam rangka mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.

"Karena hanya umat yang mengenal mana orang orang Lubuklinggau mana orang yang bukan dari Lubuklinggau, nanti mereka kerjasama saat pelaksanaan," kata Anton pada wartawan, Kamis (1/4/2021).

Anton mengungkapkan supaya mudah dikenali dan sekaligus menerapkan protokol kesehatan pihak gereja tahun ini memberlakukan sistem pembatasan pribadatan dengan sistem dua kali.

"Tahun lalu hanya satu kali, tahun ini dengan kondisi semacam ini kita lakukan dua kali, Kamis putih akan diselenggarakan pada pukul 15.00 WIB dan pukul 19. 00 WIB," ungkapnya.

Baca juga: Polisi Sebut Bomber di Gereja Katedral Makassar Dibaiat di Markas FPI

Anton pun berharap pelaksanaan peribadatan umat tahun ini berjalan lancar dan hal-hal yang tidak diinginkan seperti yang terjadi di Gereja Katedral Makasar tidak terjadi di Lubuklinggau.

"Sedikit menyayangkan karena kita sebagai umat beragama harus mencintai sesama, saya rasa itu bukan perbuatan agama tertentu tapi pemahamannya saja yang salah, jangan menganggap agama lain jahat, karena semua agama itu baik, saya rasa itu hanya keliru saja," tambahnya.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono menyampaikan, untuk pengamanan Jumat Agung dan Paskah, Polres Lubuklinggau menempatkan sejumlah personil di gereja yang melakukan perayaan.

Halaman
12
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved