Sebab Hujan Deras di Palembang Beberapa Hari Terakhir, BMKG Sumsel Sebut Masih Akan Terjadi: Waspada

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan timbulnya hujan deras di Sumsel, terutama di Palembang, beberapa hari terakhir.

Tayang:
Editor: Refly Permana
sripoku.com/odi
Seorang pengendara motor melintas di kawasan Sekip Bendung yang digenangi air pasca diguyur hujan deras pada Kamis (25/3/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ada sejumlah faktor yang menyebabkan timbulnya hujan deras di Palembang beberapa hari terakhir.

Seperti yang diketahui, hujan lebat dan disertai angin kencang yang terjadi beberapa hari ini.

Sehingga, di wilayah Sumsel khususnya Palembang mengalami hujan lebat disertai angin kencang.

Kasi Observasi dan Informasi BMKG SMB II Sumsel, Veronica Sinta Andriyani, menjelaskan dari pantauan analisis atmosfer yang dilakukan stasiun BMKG SMB II Sumsel, hujan deras disertai angin kencang terjadi karena adanya konvergensi atau pertemuan angin.

Mengenal Sosok Bhai Atta Ul Karim, Sultan Karpet Tajir yang Sanggup Sponsori Pernikahan Atta & Aurel

Akibatnya, belokan angin menyebabkan pertumbuhan awan hujan cukup intensif.

"Potensi fluktuasi cuaca yang terjadi inilah, membuat masih berpeluangnya hujan yang terjadi untuk beberapa hari ke depan.

Hujan lebat disertai angin kencang dan petir atau kilat," ujarnya, Sabtu (27/3/2021).

Lanjut Sinta, bulan Maret ini sudah diprakirakan sebagai puncak hujan.

Puncak musim hujan yang terjadi, ditambah adanya pertemuan angin hingga membuat banyaknya pertumbuhan awan penghujan, itensistas terjadinya turun hujan menjadi tinggi.

Seluruh Keluarga Juga Tahu Mikhavita Bantah Soal Isu dengan Hotma, Minta Bams Samsons Klarifikasi

Dari data yang tercatat di stasiun BMKG SMB II Sumsel, untuk curah hujan yang paling tinggi terjadi di Kota Palembang tercatat sekitar 90 mm pada tanggal 24 Maret lalu.

"Untuk itu, masyarakat dihimbau untuk terus waspada terhadap musim hujan ini. Dampak bencana hidrometeorologi yang mungkin bisa terjadi seperti banjir atau longsor.

Ketika berada di luar rumah, untuk tidak berhenti di dekat pohon. Karena sewaktu-waktu angin kencang juga bisa terjadi," pungkasnya.

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved