Kompol Suryadi Komandannya Katim Hergon Jatanras Polda Sumsel Lulus Sespimmen, Ini Prestasinya!

Nantinya setelah lulus dari Sespimmen, Kompol Suryadi akan menjabat sebagai Pamen dengan pangkat barunya yakni AKBP.

Tayang:
Penulis: Bayazir Al Rayhan | Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Bayazir Al Rayhan
Kompol Suryadi, S.Ik., MH 

Laporan wartawan Sripoku.com, Bayazir Al Rayhan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kompol Suryadi, S.Ik., MH yang merupakan Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel dinyatakan lulus Sespimmen Polri.

Sespimmen Polri sendiri merupakan Sekolah Staff dam Pimpinan Menengah Polri yang mana merupakan sekolah yang diburu personil polisi lulusan Akpol.

Nantinya setelah lulus dari Sespimmen, Kompol Suryadi akan menjabat sebagai Pamen dengan pangkat barunya yakni AKBP.

Selama menjabat sebagai Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel yang salah satu anaknya buahnya yakni Kayim Hergon, banyak kasus - kasus besar yang berhasil diungkap oleh anggotanya.

Mulai dari kasus perampokan emas di Sungai lilin yang terjadi pada Kamis (26/3/2020) lalu, yang mana dua pelaku yang tertangkap terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur hingga tewas karena melakukan perlawanan saat dilakukan penangkapan.

Selain kasus perampokan emas, kasus perampokan yang juga pernah diungkap oleh anggota Jatanras di era Kompol Suryadi yakni kasus perampokan truk susu sebanyak 6000 dus dengan total kerugian korban sebesar Rp 400 juta.

Dua pelaku diberikan tindakan tegas dan terukur dikakinya karena melakukan perlawanan saat ditangkap oleh anggota Unit 4 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sriwijayapost di bawah ini:

Tak hanya kasus perampokan, kasus pembunuhan misterius juga berhasil diungkap oleh Kompol Suryadi dan anggotanya.

Seperti kasus pembunuhan di 1 Ilir yang dilakukan oleh tiga orang pelaku di sebuah musholla pada Kamis (23/7/2020) lalu. Tiga pelaku berhasil diungkap oleh Unit 1 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel, yang mana pembunuhan tersebut diketahui dilatarbelakangi permasalahan utang narkoba korban.

Atas pengungkapan kasus besar itu, Kompol Suryadi pun beberapa kali diganjar penghargaan oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Eko Indra Heri hingga dirinya diberikan golden ticket untuk dik sespimmen Polri oleh Kapolda Sumsel.

Prestasi yang diraih tentunya tak lepas dari peran anggota yang serius dalam melakukan pengungkapan kasus di lapangan.

"Pada dasarnya adalah anggota-anggota Jatanras ini hebat dan berdedikasi tinggi. Dengan kesungguhan anggota dalam pengungkapan sebuah kasus, itu sangat membantu atasan," kata Suryadi saat acara malam pelepasannya mengikuti dik sespimmen Polri yang digelar di kolam Pakri Palembang beberapa waktu lalu.

Kompol Suryadi sendiri merupakan polisi kelahiran Rembang, Jawa Tengah pada 24 November 1979 lalu. Lulus pendidikan di bangku sekolah, Kompol Suryadi mengikuti Akademi Polisi pada tahun 1999 hingga 2002.

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Pada tahun 2002 hingga 2006 Kompol Suryadi berdinas di Polda Jawa Timur. Dan pada 2006 hingga 2008 dirinya pun bertugas di Akademi Polisi Semarang. Barulah setelah itu di tahun 2010 hingga saat ini dirinya ditugaskan di Polda Sumatera Selatan.

Saat berdinas di wilayah hukum Polda Sumsel, Kompol Suryadi bertugas sebagai Panit Sat Pidum Ditreskrimum Polda Sumsel, tak hanya itu Kompol Suryadi juga pernah menjabat sebagai Kapolsek Talang Ubi Pendopo Polres Muara Enim.

Selain itu juga pria yang bercita-cita sebagai Akabri ini pernah berdinas sebagai Kanit Reskirm Polres Musi Rawas, Kasat Narkoba Polrestabes Palembang, Kanit Reskrim Polresta, Kanit Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel, Wakapolres Lubuk Linggau, Wakapolres Oku, Kasubdit IV Renakta Polda Sumsel dan Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel.

"Daftar Akabri diterima di polisi. Sebenarnya  alasan karena banyak yang jadi tentara jadi pengen nya jadi tentara, di tanah kelahiran saya itu satu kampung tentara semua maka nya pengen jadi tentara," kata Suryadi.

Kompol Suryadi berpesan kepada seluruh masyarakat agar sama-sama memutus mata rantai kejahatan yang ada di tengah masyarakat.

"Pesan untuk masyarakat putuskan rantai kejahatan yang meresahkan masyarakat, kejahatan itu ada karena pelaku yang mempunyai niat, calon korban yang memberikan kesempatan. Tetap waspada dan laporkan jika ada masyarakat yang menjadi korban kejahatan," kata Kompol Suryadi.

ilustrasi
Update 21 Maret 2021. (https://covid19.go.id/)
Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
Live
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved