Breaking News:

Bolehkah Pasar Bedug Tahun Ini Digelar Andai Pandemi Belum Berakhir, Begini Jawaban Wawako Palembang

Namun, andai nanti pandemi Covid-19 belum berakhir, akankah pasar bedug diperbolehkan beroperasi di bulan ramadhan nanti?

SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Ilustrasi pasar bedug di Palembang. Foto diambil beberapa tahun yang lalu. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tinggal beberapa pekan saja akan memasuki bulan Ramadhan.

Telah menjadi sebuah tradisi ketika bulan suci mulai menjamur pasar bedug yang menjajakan takjil untuk berbuka puasa. 

Namun, andai nanti pandemi Covid-19 belum berakhir, akankah pasar bedug diperbolehkan beroperasi?

Pasutri di Sekayu Curi Motor Milik Karyawan PDAM, Suami Kabur Tinggalkan Istri Saat Polisi Datang

Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, mengatakan, jika pada dasarnya tidak ada larangan untuk masyarakat membuka pasar bedug.  

"Sejauh ini memang belum ada instruksi dari Pak Walikota terkait pasar bedug.

Namun, Palembang saat ini tidak ada pembatasan ataupun dalam kondisi PSBB," kata Fitri.

Dengan catatan, Fitri mengatakan, semua kegiatan masyarakat saat ini tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Selain itu, pangan yang dijual harus higienis dan bebas dari zat berbahaya. 

6 Tahun Menikah dengan Dude Herlino, Alyssa Soebandono Akui Jarang Komunikasi, Gegara Hal Ini

"Silakan jika masyarakat menjalankan kegiatan apapun tapi tetap pakai masker, jaga jarak, cuci tangan.

Selama itu dijalankan dengan baik, jadikan momen  ini untuk mencari keuntungan," katanya. 

Sementara itu, Kepala BPOM Kota Palembang, Yoseph Dwi Irawan mengatakan, memasuki bulan Ramadhan BPOM akan lebih intensif melakukan pengawasan bahan pangan yang dijual oleh pedagang seperti di pasar bedug

"Kita mewaspadai bahan pangan seperti mie basah, tahu atau lainnya yang sering didapati di pasar beduk, ini relatif rawan menggunakan bahan berbahaya," katanya. 

Bahan-bahan pangan segar yang tak bisa bertahan waktu lama, maka Konsumen juga harus jeli untuk melihat tampilan fisiknya, apakah ada perubahan warna atau tidak. 

Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Pagaralam Kini Punya Ketua Baru, Ini Identitasnya

"Begitu juga makanan kaleng perhatikan kemasannya, kalau penyok ataupun berkarat dan masa expired lewat untuk tidak dikonsumsi," katanya.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved