Berita Lubuklinggau
Tubuhnya Gemetar Ketakutan, Mahasiswi Dirudapaksa Tamu tak Diundang, Sempat Tanya Ayah Korban
Pelaku berinisial DJ, tamu tak diundang saat peristiwa itu terjadi di kediaman korban.
SRIPOKU.COM - AW seorang mahasiswi di Kota Lubuklinggau, menjadi korban asusila.
Pelaku berinisial DJ, tamu tak diundang saat peristiwa itu terjadi di kediaman korban.
AW sebenarnya tidak sendirian, ia bersama dua sepupunya di rumah.
Namun dua sepupunya itu tengah berada di kamar sedang belajar.
Sedangkan wanita 18 tahun ini tengah sibuk memasak di dapur.
Namun tak lama berselang, korban mendengar pintu rumahnya ada yang mengetuk.
Begitu dirinya cek, benar saja ternyata ada tamu.
Pria berinisial DJ itu menanyakan ayah korban.
Namun oleh korban dijawab ayahnya sedang berada di kampung.
Pria itu mengaku masih kerabat dari ayahnya itu, namun korban tak mengenal.
Tapi karena tak curiga tetap mempersilahkan masuk.
"Saat itu dia (DJ) datang nanya bapak (Adnan) kami jawab di dusun, kemudian pelaku itu masuk, ngakunya saat itu masih saudara bapak," ungkap S pada wartawan di Polres Lubuklinggau, Rabu (17/3/2021).
Setelah pelaku masuk dan berada di ruang tamu.
Korban melanjutkan aktivitasnya memasak.
Begitu juga dengan sepupunya melanjutkan belajar di kamarnya.
Tapi tak lama berselang, dua sepupu korban mendengar suara televisi mendadak besar.
Akhirnya membuat keduanya keluar dari kamar.
Betapa terkejutnya mereka saat tamu yang datang tadi sedang melakukan asusila kepada korban.
"Kami keluar penasaran, kami lihat pelaku sudah mencium bibir AW dan memeluknya, karena ketahuan pelaku langsung lari dari rumah," ujarnya.
Pasca kejadian AW tidak berani melapor ke polisi, seketika itu tubuh AW gemetar ketakutan.
Kedua sepupunya yang melihat kejadian langsung memintanya untuk segera melapor ke Polisi.
Namun, AW menyuruh sepupunya itu untuk segera menghubungi ayahnya di Desa Pauh Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) untuk segera ke Lubuklinggau.
"Kemudian kemarin bapaknya (Adnan) langsung ke Linggau, saat kejadian kami tidak berani lapor polisi karena takut, nanti pelaku kembali lagi, sedangkan di rumah hanya kami bertiga," ungkapnya.
Ia menuturkan, tidak mengenal pelaku sama sekali, karena selama mereka tinggal bertiga di rumah tersebut pelaku tidak bertamu di rumah, termasuk ketika ketika orang tua AW sedang berada di Lubuklinggau.
"Kami ketemunya saat itulah, itulah kami pikir itu dulur bapak (Adnan) kami biar, setelah kejadian itu baru kami tau dari tetangga kalau pelaku itu namanya DJ," tambahnya. (Joy)
Baca juga: Hakim Vonis Bebas Guru yang Dilaporkan Merudapaksa Muridnya, Foto di Sungai Perkuat Alibi Terdakwa
Baca juga: Gadis Cacat Dirudapaksa Dua Pria Secara Bergantian, Lalu Ditinggalkan Begitu Saja di Lokasi Kejadian