Tips Pintar Mengatur Uang Bulanan, Pemasukan dan Pengeluaran Penting Dicatat, Begini Penjelasan Ahli

Mengelolah keuangan keluarga harus pintar, ini pentingnya mencatat pemasukan dan pengeluaran setiap bulannya

Editor: pairat
ho/sripoku.com
Ilustrasi mencatat pemasukan dan pengeluaran keuangan keluarga. 

SRIPOKU.COM - Memanajemen keuangan keluarga gampang-gampang sulit.

Apalagi harus mengatur keuangan berdasarkan pemasukan yang pas-pasan.

Jangan sampai pepatah 'Lebih besar pasak dari pada tiang' dialami oleh keuangan keluarga Anda.

Umumnya, harapan semua orang adalah memiliki keuangan yang stabil dan makmur untuk menunjang hidup adalah impian bagi semua orang.

Namun sayangnya untuk mencapai hal tersebut tak didasari pada kesadaran diri untuk membuat catatan keuangan.

Ternyata, mencatat pemasukan dan pengeluaran itu sangat penting.

Baik yang sudah berkeluarga maupun yang belum, catatan keuangan amat diperlukan.

Ilustrasi
Ilustrasi (SHUTTERSTOCK)

Baca juga: Modus Hilangkan Penyakit Gatal, Siswa SMA di Parungsari Dirudapaksa Ayah Tiri Berkali-kali

Bersama Ninet Dangirani, CFP selaku Financial Planner Finansialku.com, dalam IG Live NOVA tentang Bijak dan Pintar Atur Uang Bulanan Keluarga pada Rabu, 17 Maret 2021, kita membahas soal pentingnya dalam mencatat pemasukan dan pengeluaran sehari-hari.

Menurut Ninet, pencatatan dibutuhkan agar kita tak melewati batas. Sehingga, semua akan "terlihat" dan terukur.

"Yang jelas kalau keluarga itu kan pengeluarannya itu bukan sendiri. Sudah banyak yang mesti dipikirin. Ada baiknya kita melakukan pencatatan, kita bikin catatan yang namanya cash flow."

"Cash flow itu kita lihat antara berapa uang yang kita terima dari income dan juga kita lakukan pencatatan terhadap pengeluaran-pengeluaran yang kita lakukan."

"Pengeluaran itu kan banyak banget ya. Kita mesti lihat dulu pengeluaran bulanan, cicilan utang, hal-hal yang rutin kayak PLN, PDAM, bayar sewa kontrak dan sebagainya, berapa yang kita pakai untuk donasi sedekah."

"Jangan lupa juga dengan dana darurat," ujar Ninet.

Ilustrasi
Ilustrasi (ISTIMEWA)

Baca juga: Gunakan Duit Suap, Edhy Prabowo Hadiahi Jam Tangan Rolex Buat Isteri Tercinta Saat Berada di Hawaii

Setidaknya ada 3 pos keuangan yang harus dimiliki kita dalam mengatur keuangan, yakni biaya rutin, cicilan & utang, dan dana darurat.

"Sebenarnya dalam sebuah pengeluaran sehari-hari ada biaya yang rutin. Berapa sih yang rutin kita keluarkan sehari-hari setiap bulan?"

"Kayak biaya sekolah anak, biaya yang wajib-wajib kayak beli bensin, bayar telepon, bayar wifi. Nah itu kita tulis dulu tuh posnya apa saja yang wajib kita keluarkan."

"Terus kita cek lagi cicilan utang ada nggak? Bayar KPR, cicilan kartu kredit, cicilan mobil, kita tulis semua," jabar Ninet.

"Kemudian ada lagi yang kita sisihkan untuk dana darurat, untuk tabungan kita buat jaga-jaga berapa sih yang kita sisihkan di situ."

Jika ditanya soal besar persentase yang harus dialokasikan untuk dana darurat atau menabung, menurut Ninet, tak ada patokan pasti.

"Kita punya rasio namanya rasio menabung ya. Berapa sih yang biasanya kita sisihkan dari kita punya income? Balik lagi setiap orang beda-beda. Tergantung tujuannya. Porsinya itu memang berbeda-beda."

"Idealnya, kalau nabung itu 20 persen. Kalau kurang dari 20 salah nggak? Nggak. Makanya kita mesti catat kira-kira pengeluaran saya benar nggak sih segini?"

Namun, Ninet mengatakan bahwa cicilan utang idealnya adalah tak boleh lebih dari 30% dari total pemasukan kita.

Ilustrasi pendapatan
Ilustrasi pendapatan (Google)

Baca juga: Bersahabat, Andre Taulany Justru Beri Reaksi Menohok saat Sule Trending, Kesombongan Disindir: Sok

"Besarnya berapa? Besarnya macam-macam. Nggak ada patokan persentasi. Nah yang mesti dilakukan adalah kita cari tahu dulu nih dari semua income yang kita terima itu berapa persen yang dipakai untuk biaya kehidupan sehari-hari?"

"Terus pilah lagi, Apakah di biaya sehari-hari itu bisa digantikan yang lebih murah atau harus dikurangi?"

"Yang pasti, cicilan utang itu yang ideal tidak boleh lebih dari 30% dari income. Jadi, kalau sudah lebih dari 30 nah ini berarti ada pos yang harus dikorbankan," ujar Ninet.

"Makanya kita penting buat anggaran setiap bulan," tandasnya.

Dapatkan pembahasan yang lebih lengkap dan mendalam di Tabloid NOVA.

Yuk, langsung langganan bebas repot di Grid Store. (*)

Artikel ini telah tayang di NOVA.id dengan judul Jangan Disepelekan, Ini Pentingnya dalam Mencatat Pemasukan dan Pengeluaran Sehari-hari

Baca juga: Beasiswa S2 dan S3 dari Pemerintah Malaysia, Berminat, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Baca juga: Tingkah Nakal Atta Halilintar, Genit Minta Aurel Pakai Baju Ini Pas Malam Pertama: Biar Cilukba

Sumber: Nova
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved