Breaking News:

Dinas Sosial Sumsel Data KPM Program Keluarga Harapan belum Valid, Masih Tunggu Kemensos RI

Dinas Sosial Sumatera Selatan menyebut data penerima Program Keluarga Harapan tahun ini belum divalidasi.

ho/sripoku.com
Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Mirwansyah, SKM, MKM 

Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dinas Sosial Sumatera Selatan menyebut data penerima Program Keluarga Harapan tahun ini belum divalidasi.

Hal ini karena saat ini tim yang bertugas melakukan pendataan di lapangan masih belum rampung melakukan proses pendataan.

"Tim masih mendata mana yang layak dan mana yang tidak layak mendapatkan bantuan atau yang telah habis bariabel PKHnya.

Saat ini Kemensos tengah mendata KPM baru di tahun 2021 yang akan mendapatkan PKH ini," ujar Kepala Dinas Sosial Sumsel, Mirwansyah, Kamis (18/3/2021).

NASABAH BANK Bengong, 49 Detik Disetor ke Teller, Uang Rp 400 Juta Miliknya Raib: INI Faktanya

Berdasarkan data tahun 2020 lalu dari Kementerian Sosial RI, penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di tahap pertama (triwulan satu) tahun ini di Sumsel terdata 307.438 KPM.

Sementara itu, secara keseluruhan penerima tiga jenis bantuan di Sumsel meliputi bantuan Sosial Tunai (BST), PKH dan bantuan sembako sebanyak 820.315

Adapun rinciannya yaitu, penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) tahun 2021 sebanyak 116.568 KPM.

Masyarakat yang terdata menerima bantuan tersebut mengalami pengurangan dibanding tahun 2020 lalu yang berjumlah 131.664 KPM.

Kemudian, untuk bantuan sembako, sebanyak 429.975 KPM dan bantuan PKH) di tahap pertama (triwulan satu) tahun ini di Sumsel terdata 307.438 KPM.

Disdik Palembang Sebut Tahun Ajaran Baru Bisa Saja Sekolah Tatap Muka, Dengan Catatan

"Data dari Kemensos ini hampir valid. Dari data ini juga ke depan jika KPM ini tidak cocok, kemungkinan tidak dapat lagi atau masih ada kemungkinan penambahan dan pengurangan," jelas Mirwansyah,

Dia menyebutkan, Kota Palembang merupakan daerah yang warganya paling banyak terdata sebagai penerima bantuan sosial di tiga jenis bantuan tersebut.

Dari 820.315 warga tercatat 119.959 warga yang mendapatkan bantuan.

"Sedangkan, yang paling sedikit mendapatkan bantuan yakni kota Pagaralam yakni. Hanya 12.743 saja yang mendapatkan bantuan," ujarnya.

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved