Breaking News:

Cara KKB Papua Selundupkan Senjata & Amunisi Sejak 2006 Terungkap, Ada 'Jalan Tikus' Sengaja Dibuat

Sebby menyatakan, OPM kini memiliki sekitar 1.000 pucuk senjata api, baik dari hasil pembelian maupun hasil rampasan dari anggota TNI-Polri.

ILUSTRASI
Kolase Facebook dan IRSUL PANCA ADITRA 

SRIPOKU.COM - Terkuak jalur-jalur yang menjadi 'jalan tikus' untuk menyelundupkan senjata dan amunisi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Informasi tentang jalur-jalur rahasia tersebut berdasarkan hasil penelitian Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) pada 2011 dan 2018.

Menurut Komnas HAM, terdapat tiga titik pintu masuk penyelundupan amunisi dan senjata api ke Papua.

Ketiga pintu masuk itu melalui jalur darat, laut, dan udara.

Seperti dilansir dari Kompas.id dalam artikel '1.350 Personel TNI Antisipasi Penyelundupan Senjata di Perbatasan RI-PNG'

Tiga pintu masuk itu merupakan daerah perbatasan Papua dan Papua Niugini, Kota Sorong, serta Kota Mimika.

Pemetaan itu berdasarkan hasil investigasi Komnas HAM pada 2011 dan 2018.

Baca juga: Jhoni Allen Tuding Madu di Demokrat Hanya Dinikmati SBY dan AHY : Padahal Lebah yang Kerja

Baca juga: Biar Saya Tanggung Sendiri Pria Bunuh Istri dan Tetangga Karena Cemburu, Lihat Mereka di Kebun

Baca juga: Buktikan Kasih Ibu Kandung Tak Ada Dua, Krisdayanti Kenang Momen saat Hamil Aurel: Mirip Ayahnya!

Kepala Perwakilan Komnas HAM Wilayah Papua Frits Ramandey mengatakan, penyelundup memakai jalan tikus di perbatasan RI-PNG.

”Perbatasan yang dilalui di antaranya daerah Skouw-Wutung di Kota Jayapura, daerah Sota di Merauke, dan Pegunungan Bintang,” papar Frits.

Juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM), Sebby Sambom, mengatakan pihaknya dengan mudah mendapatkan amunisi dan senjata melalui jalur-jalur tersebut sejak 2006.

Halaman
1234
Editor: Fadhila Rahma
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved