Tips dan Trik Jitu Menenangkan Hati dan Pikiran Sesuai Ajaran Islam, Dijamin Ampuh, Begini Caranya!

Berikut Cara Islami untuk Menenangkan Hati kita yang sedang dalam keadaan gelisah sesuai Syariat Islam.

Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Welly Hadinata
Shutterstock
Ilustrasi Tips Redam Emosi 

2. Adukanlah semua itu kepada Allah

Ketika seseorang menghadapi persoalan yang sangat berat, maka sudah pasti akan mencari sesuatu yang dapat dijadikan tempat mengadu dan mencurahkan isi hati yang telah menjadi beban baginya selama ini.

Allah sudah mengingatkan hamba-Nya di dalam ayat yang dibaca setiap muslim minimal 17 kali dalam sehari:

“Hanya kepada-Mulah kami menyembah, dan hanya kepada-Mulah kami meminta pertolongan” (QS. Al Fatihah 5).

Ketika keluhan itu diadukan kepada Sang Maha Pencipta, maka akan meringankan beban berat yang kita derita. Kalo kita curhat sama teman, mukin malah akan membuka aib kita sendiri.

Rasulullah shalallahi alaihi wasallam ketika menghadapi berbagai persoalan pun, maka hal yang akan beliau lakukan adalah mengadu ujian tersebut kepada Allah Ta’ala. Karena hanya Allah lah tempat bergantung bagi setiap makhluk.

3. Positive thinking

Positive thinking atau berpikir positif, perkara tersebut sangatlah membantu kita untuk mengatasi rasa galau yang sedang kita rasa.

Karena dengan berpikir positif, maka segala bentuk-bentuk kesukaran dan beban yang ada dalam diri kita menjadi terobati karena adanya sikap bahwa segala yang maslah yang dihadapi, pastilah mempunyai jalan yang lebih baik dan jalan keluar yang sudah ditetapkan oleh Allah Ta’ala.

Akan selalu ada jalan jika kita percaya kalo Allah SWT akan menolong kita.

Baca juga: Mengenal Novia Giana Nurjanah, Calon Istrinya Ikbal Fauzi si Rendy Ikatan Cinta, Dokter Asli Bandung

Baca juga: Pria Baju Merah Tertangkap CCTV Ambil HP Driver Ojol yang Tengah Tertidur Pulas di Pinggir Jalan

Baca juga: 2 Peramal Turun Tangan, Nasib Cinta Nadya dan Kaesang Akhirnya Bakal tak Terduga: Ini Terlalu Cepat

Intinya, kita harus selalu berfikir positif sama Allah, jangan pernah suudzhon sama Sang pencipta. Ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam ayat berikut;

“Karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” (Qs Al-Insyirah 5-6).

Ini janji Allah di dalam Alquran. Akan selallu ada kemudahan di setiap kesulitan.

4. Dzikrullah (Mengingat Allah)

Ini yang paling penting. Orang yang senantiasa mengingat Allah Ta’ala dalam segala hal yang dikerjakan.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved