Siap Bertiga, ABG Ini Buka Layanan 'Main Bertiga' di Twitter

Untuk mengetahui suka atau tidaknya ABG itu kepada pelanggannya, muncikari memperlihatkan foto pelanggannya terlebih dahulu kepadanya. Tarf Rp 300.000

Editor: aminuddin
jornaldebrasilia.com.br
Prostitusi (ilustrasi) 

SRIPOKU.COM, SIDOARJO - Rupanya dunia prostitusi kini semakin maju tapi mengkhawatirkan. 

Jika biasanya satu lawan satu.

Kini sudah bisa satu lawan dua.

Cewek satu, cowoknya dua.

Di Sidoarjo, ini sudah mulai ada.

Salah satunya seorang ABG perempuan di di daerah ini berani membuka jasa 'main' bertiga di media sosial Twitter.

Siswi SMP berinisial M itu pun mematok tarif murah jika ia menyukai pelanggannya tersebut. 

Untuk mengetahui suka atau tidaknya ABG itu kepada pelanggannya, muncikari memperlihatkan foto pelanggannya terlebih dahulu kepadanya.

Untuk sekali kencan, gadis belia itu mematok tarif sebesar Rp 300 ribu jika ia menyukai calon pelangganya tersebut.

Baca juga: Siapa Robby Abbas? Muncikari Prostitusi Online yang Pernah Jual 100 Artis, Kini Ditangkap Narkoba

Serta Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Namun praktik prostitusi pelajar yang masih berusia 16 tahun itu terhenti setelah muncikarinya ditangkap Polisi.

Berdasarkan penyelidikan Polda Jatim, polisi berhasil menangkap BD yang merupakan kekasihnya. 

BD kerap mengaku sebagai suami dari M kepada para pria hidung belang yang menjadi pelanggan M.

Hasilnya seorang pria berinisial BD berhasil diringkus.

Pria asal Pasuruan ini adalah mucikari yang menjual siswi SMP asal Sidoarjo berinisial M (16) ke pria hidung belang.

Wadirkrimsus Polda Jatim, AKBP Zulham Effendy mengatakan, tersangka memiliki fantasi lain karena terinspirasi dari video dewasa.

“Kalau ada pria yang berminat, komunikasi dilanjutkan di WhatsApp,” ujar AKBP Zulham kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (10/3/2021).

Baca juga: Abah Toyib Ungkap Rumah Terbakar di 15 Ulu Kerap Jadi Tempat Prostitusi, Dihuni Pasutri Satu Anak

Kepada pria hidung belang, tersangka menyebutkan bahwa M adalah istrinya.

Sebelum deal, tersangka minta pria hidung belang itu mengirim foto.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sriwijayapost di bawah ini:

“Itu untuk memastikan korban juga suka kepada kliennya,” imbuh Zulham.

Prostitusi yang melibatkan ABG juga terjadi di Kota Solo, Jawa Tengah.

Usia gadis beia yang terjerumus dalam prostitusi sekitar 15-16 tahun.

Gadis-gadis belia ini dijajakan melalui sejumlah platform media sosial. 

Baca juga: Astaghfirullah, Anak Direstui Ibunya Jadi PSK Demi Susu Lewat Bisnis Prostitusi Online

Melansir Tribun Solo, para korban yang masih di bawah umur adalah ND (15), D (16) dan R (16).

Ketiga cewek bookingan itu sudah berkali-kali melayani om-om mata keranjang.

Aksi mereka terhenti setelah Polresta Solo menangkap muncikarinya.

Muncikari mengaku, ada korban yang 'dijajakan' sebanyak tujuh kali, tiga kali dan dua kali.

Polisi membekuk tiga orang pelaku.

Mereka ialah satu muncikari Langit (33) serta dua orang lainnya WES (21) dan DAH (20).

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menjelaskan, muncikari Langit melibatkan anak-anak di bawah umur untuk melayani pria hidung belang.

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Anak-anak di bawah umur itu ditawarkan dengan harga Rp 500.000.

"Tarif masing-masing korban Rp 500.000," kata Ade Safri, seperti dikutip dari Tribun Solo.

Langit juga diduga mengambil keuntungan dari korban atas jasa menerima 'tamu'.

Pelaku mengambil bagian Rp 200.000 sedangkan korban mendapatkan upah Rp 300.000.

Tak hanya sekali, ada beberapa anak di bawah umur yang 'dijajakan' berkali-kali oleh pelaku.

Ade Safri menjelaskan, kasus ini terungkap bermula dari patroli siber yang dilakukan oleh Polresta Solo.

Polisi menemukan akun mencurigakan di Facebook yang diberi nama Kunthul Bae.

Akun itu diketahui merupakan milik muncikari bernama Langit.

Dalam akun tersebut, Langit menawarkan anak-anak di bawah umur.

"Tersangka Langit ini mentransmisikan informasi elektronik berupa percapakan yang mentransmisikan tawaran open BO.

Ketika ada pelanggan yang tertarik pelaku memberikan komentar yang isinya nomor WA," kata dia.

Tersangka juga mengirimkan foto korban pada calon pemesan.

Dan jangan lupa subscribe, like dan share channel Tiktok Sriwijayapost di bawah ini:

Kemudian, kedua teman Langit dilibatkan untuk mengantar anak-anak di bawah umur ini ke hotel.

"Pelaku Langit ini meminta kedua temannya mengantarkan anak di bawah ini yang dieksploitasi secara seksual kepada pelanggannya di salah satu hotel di Gilingan," ungkap dia.

Polisi akhirnya menangkap tiga pelaku di sebuah hotel di Gilingan, Sabtu (6/3/2021).

Ketiga tersangka kita jerat Pasal 761 Juncto Pasal 88 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 32 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana paling lama 10 tahun dan atau denda Rp 200 juta," terang Ade.

https://pekanbaru.tribunnews.com/2021/03/11/abg-di-sidoarjo-buka-layanan-main-bertiga-deal-jika-siswi-smp-itu-juga-suka-dengan-pelanggannya 

ilustrasi
Update 11 Maret 2021. (https://covid19.go.id/)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved