Santet Banten akan Dikirim untuk KSP Moeldoko, Bupati Lebak : yang Kurang Ajar, Hajar

"Kami tetap setia pada ketum kami yang ganteng. Kalau pun kami harus turun berdemo, kami siap. Santet Banten akan dikirim untuk KSP Moeldoko," ungkap

Tayang:
Editor: Yandi Triansyah
Tangkapan Layar Kompas TV
Iti Octavia Jayabaya, Ketua DPD Partai Demokrat Banten sekaligus Bupati Lebak. 

Sementara itu, AHY mengatakan, 34 DPD Demokrat se Indonesia hadir.

"Para Ketua DPD yang sah legal, konstitusional, saya selalu bersemangat kalau kita bertatap muka dengan Ketua DPD para panglima di daerah masing-masing," kata dia.

Menurut AHY dirinya bersama DPP, baru saja melakukan rapat pimpinan.

Kali ini AHY melakukan apel komandan pasukan, karena ketua DPD yang hadir adalah panglima di daerah.

"Temanya sudah jelas, rapatkan barisan, karena partai kita sedang menghadapi ujian dan tantangan, tapi bukan sekedar menjaga kedaulatan dan kehormatan Demokrat, ada masalah yang jauh lebih besar di negeri ini adalah matinya demokrasi," kata AHY disambut tepuk tangan para hadirin.

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Menurut dia, jika partai politik bisa diperlakukan semena mena, dengan cara tidak bermartabak, jauh dari moral dan etika politik.

"Tentu kita bisa membayangkan, nasib dan masa depan demokrasi di negeri kita, padahal kita tahu, partai politik merupakan pilar utama dalam hidup dan tegaknya demokrasi, oleh karena itu, perjuangan yang sedang Demokrat lakukan ini, sekali lagi bukan hanya untuk mempertahankan, kedaulatan, kehormatan dan eksistensi kita, tapi kita menyakinkan juga bahwa demokrasi sesuai dengan amanah reformasi 1998, dan juga Indonesia yang sama sama kita cintai bisa berjalan dengan baik," kata AHY.

Oleh karena itu ia meminta para Ketua DPD untuk tidak ragu.

Putra sulung presiden RI ke-6 ini mengucapkan terimah kasih atas kesetiaan dan kebulatan tekad karena teguh atas prinsip moralnya.

"Tidak tergoda oleh iming-iming dan tidak takut diancam, saya menyakinkan bahwa kita berada dalam perjuangan yang benar," kata dia.

Jika ada pihak-pihak tertentu mengambil Demokrat dengan tidak mengindahkan aturan dan konstitusi Demokrat, artinya mereka semua itu gerombalan tidak memiliki etika dan norma hukum.

"Tentu wajib kita untuk lawan," kata dia.

AHY menegaskan dosa bagi mereka jika tak berani bersuara dan diam saja.

Dan jangan lupa subscribe, like dan share channel Tiktok Sriwijayapost di bawah ini:

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved