Breaking News

Teror

Humas Kejaksaan Tinggi Riau Diteror, Rumahnya Dilempari Kepala  Anjing

Humas Kejaksaan Tinggi Riau, Muspidauan mendapat teror dari orang tak dikenal. Rumahnya di Pekanbaru, dilempari potongan kepala anjing.

Editor: Sutrisman Dinah
kompas.com
Ilsutrasi teroris 

SRIPOKU.COM -- Humas Kejaksaan Tinggi Riau, Muspidauan mendapat teror dari orang tak dikenal. Rumahnya di Pekanbaru, dilempari potongan kepala anjing.

Muspidauan mengatakan, pelemparan itu terjadi Jumat dinihari lalu. Ia mengatakan, pelemparan kepala anjing di rumahnya itu disengaja dan merupakan bentuk teror.

Meski begitu, dia belum mengetahui pelaku tersebut.

Dikatakan, potongan kepala anjing yang sudah dijagal itu ditemukan di teras depan rumahnya pada Jumat sekitar pukul 05.00 WIB.

Baca juga: KPK Sita 18 Kamar Apartemen Milik Benny Tjokro, Kasus Korupsi PT Asabri Rp23,7 Triliun

Baca juga: Densus-88 Anti-Teror Tangkap 22 Terduga Teroris Jaringan JI

Seperti dikutip dari KompasTV, Muspidauan mengungkapkan bahwa kejadian itu diketahuinya ketika hendak melaksanakan salat subuh ke masjid dekat rumahnya.

"Pas keluar rumah, jam lima subuh ada tampak pisau, saya masukkan ke dalam rumah. Tapi, tidak ada tampak darah di pisaunya," kata Muspidauan, Sabtu (06/03/2021).

Muspidauan mengaku tidak begitu memikirkan pisau yang  ditemukannya itu. Ia pun melanjutkan langkahnya untuk pergi salat subuh ke masjid.

Usai salat subuh, Muspidauan merasa penasaran, dan meminta anaknya mengecek rekaman CCTV untuk melihat kejadian dari Kamis malam.

Baca juga: Pengamat Nilai Dua Kubu Partai Demokrat akan Sulit Rekonsiliasi, SBY Menyesal

"Setelah mengecek kamera CCTV, anak saya keluar rumah, menemukan kepala anjing,'' ucap Muspidauan.

Merasa ada yang tidak beres, ia kembali melihat rekaman CCTV dengan teliti. Ternyata, kepala anjing itu dilempar dua orang tak dikenal yang menggunakan helm.

'”Ada dua orang pakai helm melemparkan kepala anjing," kata Muspidauan.

Teras dan dinding rumahnya dilumuri darah dari potongan kepala anjing tersebut. Atas kejadian itu, Muspidauan merasa terganggu, sehingga membuat laporan ke Polresta Pekanbaru.

Muspidauan mengaku kaget dengan kejadian tersebut. Selaku penegak hukum di wilayah Riau, ia baru kali ini dirinya mendapat teror.

"Sudah 30 tahun saya bekerja baik-baik saja. Belum pernah terjadi kejadian seperti ini. Ini semacam teror psikis bagi saya," kata Muspidauan.

Muspidauan berharap dugaan teror ini bisa diungkap oleh pihak kepolisian karena menyangkut marwah sebagai penegak hukum di Kejati Riau.

"Saya sudah buat laporan ke Polresta Pekanbaru kemarin. Saya harap kepolisian dapat menangkap pelaku," kata Muspidauan.*****

Sumber: KompasTV, judul "rumah-milik-humas-kejati-riau-diteror-dilempari-kepala-anjing-pelaku-terekam-kamera-cctv"

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved