Breaking News:

Berita Palembang

AKBP Andes Purwanti tak Suka Petugas yang Bergaya Koboi, 'Gunakan Sarung Jangan Tertembak Sendiri'

AKBP Andes Purwanti mengatakan suka tidak suka bagi semua personil harus mengikuti aturan atau atensi dari bapak Kapolri.

Sripoku.com/Andi Wijaya
Waka Polrestabes Palembang AKBP Andes Purwanti 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Senjata Api merupakan alat utama polisi dalam menjalankan tugasnya.

Namun bukan berarti kepemilikan senjata api safetynya di abaikan.

Tanpa terkecuali anggota polisi yang berpakaian preman atau dari Sat Reskrim, karena sesuai atensi pucuk tertinggi Kapolri semua senjata harus di letakkan pada tempatnya atau disarung kan dengan benar.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra melalui Waka Polrestabes Palembang AKBP Andes Purwanti mengatakan suka tidak suka bagi semua personil harus mengikuti aturan atau atensi dari bapak Kapolri.

"Sesuai dengan aturan senjata yang habis masa ijinnya, harus diurus ulang jika tidak mau senjatanya di cabut," kata Andes dalam memimpin apel d ihalaman depan Polrestabes Palembang, Senin (1/3/2021).

Apel mendadak ini dilakukan di depan 203 personil dari Opsnal.

"Tolong gunakan sarung yang benar, jadi tidak tertembak sendiri, terjatuh dan hilang. Tolong untuk anggota Opsnal senjatanya tetap dipakai sarung, dan senjata habis ijin akan ditarik senjata makanya segera diurus kalau ada kendala bisa menemui saya, karena ini atensi dan tolong dijaga," kata Andes.

Dan jangan lupa subscribe, like dan share channel Tiktok Sriwijayapost di bawah ini:

Baca juga: CUCU Sopir Ambulans Ini Jadi Jenderal Polisi Bintang 2, Putra Mantan Wakil Presiden, Ini Sosoknya!

Baca juga: BUPATI Devi Bikin ASN dan TKS Lari Terbirit-birit, Perintahkan Seluruhnya Harus Menetap di Muratara

Baca juga: Ada Kue Bernama Gandus, Cerita Nenek-nenek 13 Ulu yang Tetap Eksis Bikin Kue Bingen Khas Palembang

Lanjut Andes, penggunaan senjata api harus lah berhati-hati tidak usah bergaya seperti koboi. Aturan khususnya atensi Kapolda Sumsel harus benar-benar dijalankan semua personil Opsnal.

"Terakhir yang mengikuti tes Safety latihan menembak di jaman Kapolrestabes Kombes Pol Anom Setyadji ada 150 orang baik dari Opsnal maupun Staf dan nilainya di atas 60 itu hanya 20 orang, jadi penggunaan senjata harus sesuai prosedur. Tidak sok jago nembak," tutupnya.

Pantauan di lapangan, semua anggota Opsnal mengikuti apel tanda terkecuali. Dengan di kawal langsung anggota Propam Polrestabes Palembang, satu persatu anggota Opsnal yang berbaris di lapangan diperiksa ijin senjata dari propam yang disaksikan langsung Waka Polrestabes Palembang AKBP Andes Purwanti, didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Edi Rahmat Mulyana, Waka Sat Reskrim, Kompol Willian Harbensyah.

Selain ijin penggunaan senjata anggota juga terlebih dahulu di tes urine, ada beberapa anggota di temukan senjatanya yang sudah hampir habis ijinnya.

Serta Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved