Berita Palembang

Siapa Syofwatillah Mohzaib yang Dipecat dari Demokrat, Tukang Kaligrafi Alquran Akbar

Dua orang itu adalah Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie dan Mantan Anggota DPR RI, Syofwatillah Mohzaib.

Penulis: Yandi Triansyah | Editor: Yandi Triansyah
Tribunnews.com
Syofwatillah Mohzaib saat memperlihatkan mahakaryanya Alquran Akbar di Gandus Kota Palembang 

SRIPOKU.COM - Dua politikus Demokrat asal Sumsel, dipecat.

Dua orang itu adalah Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie dan Mantan Anggota DPR RI, Syofwatillah Mohzaib.

Syofwatillah Mohzaib, dipecat karena terlibat Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD).

Sementara, Marzuki Alie dipecat karena melakukan pelanggaran etika Partai Demokrat, sebagaimana rekomendasi Dewan Kehormatan DPP Partai Demokrat.

Lantas siapakah sosok Syofwatillah Mohzaib salah seorang kader yang dipecat Demokrat ?

Syofwatillah Mohzaib merupakan mantan Anggota DPR RI dari fraksi Demokrat pada 2014 hingga 2019 lalu.

Di periode sebelunya Syofwatillah juga merupakan anggota DPR RI periode 2009-2014.

Dirinya dalam dua periode tersebut berada di komisi VIII (Kesejahteraan Sosial) dengan jabatan sebagai wakil ketua komisi.

Dikutip dari dpr.go.id, pria kelahiran Serang 14 April 1975 tersebut juga merupakan pengasuh di Pondok Pesantren IGM Al-Ihsaniyah Palembang, Sumatera Selatan.

Pengagas Alquran Akbar

Syofwatillah Mohzaib pembuat Alquran Akbar di Kota Palembang.

Berkat mahakaryanya ini juga Palembang, memiliki wisata religi Alquran Akbat terbesar di dunia.

Alquran Akbar terdiri dari 315 lembar papan ukiran ayat-ayat suci Al-Quran yang bisa dibolak balik.

Alquran akbar terbagi menjadi 630 halaman, setiap halaman memiliki tinggi 177 cm, lebar 140 cm dan ketebalan 2,5 cm.
Termasuk sampul tebal keseluruhannya mencapai 9 meter.

Pengukir Kaligrafi

Sebelum menjadi anggota DPR RI Syofwatillah Mohzaib adalah pengukir kaligrafi.

Opat panggilan akrabnya merampungkan pembuatan Alquran Akbar selama 7 tahun lamanya.

Baru lah pada tahun 2012 tempat wisata religi itu diresmikan oleh Presiden SBY kala itu pada 30 Januari 2012.

Kudeta Partai

Syofwatillah Mohzaib salah seorang dipecat Demokrat.

Opat dituding sebagai orang dibalik kudeta partai,

Disinggung, dirinya mendukung sosok Jenderal (Purn) Moeldoko untuk dijadikan sebagai Ketum Demokrat ke depan melalui Munas Luar Biasa (Munaslub) atau Kongres Luar Biasa (KLB), Opat menilai banyak sosok yang layak memimpin Demokrat.

"Belum tentu (dukung Moeldoko), yang pasti sebagian Kader PD pengen KLB , untuk cari pempin baru yang lebih baik dari AHY, banyak figur yang kita harapkan dan anggap lebih baik dari AHY, dan inilah menurut kawan- kawan yang kumpul," kata dia.

Ia mengatakan, bersama teman-teman mantan anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat, petinggi dan pendiri yang ada telah melakukan pertemuan, dan memikirkan nasib Partai Demokrat ke depan.

"Saya kemarin ditelepon dan diminta ke Jakarta silaturahmi sama alumni FPD ( mantan DPR RI Fraksi PD ) dan kawan- kawan mantan petinggi Demokrat dan pendiri. Maka saya datang tadi malam, dan teman- teman senior menceritakan panjang lebar bagaimana mengenai nasib partai Demokrat sejak dipimpin AHY dan keluhan beberapa ketua DPD dan DPC," kata Syowfatillah Mohazaib (Opat), Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Politikus Asal Sumsel Melawan saat Dipecat AHY dari Demokrat, Saya Buka Satu-satu Kebohongan SBY

Baca juga: SAYA tidak Tahu, Demi Allah, Nurdin Sebut Ditangkap KPK Akibat Ulah Bawahannya, Transaksi Sendiri

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved