Berita Sriwijaya FC

Kelompok Suporter Usulkan Sriwijaya FC Gaet Pelatih Nil Maizar, Ini Alasannya

Suporter mengusulkan agar manajemen Sriwijaya FC bisa menggaet Nil Maizar sebagai pelatih kepala untuk musim kompetisi 2021 ini.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: adi kurniawan
handout
Pelatih Nil Maizar mantan pelatih Persela yang diusulkan oleh suporter Sriwijaya FC untuk melatih Laskar Wong Kito 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Ketua Umum Kelompok Suporter Sriwijaya Mania (S-MAN) Edi Ismail mengusulkan agar manajemen Sriwijaya FC bisa menggaet Nil Maizar sebagai pelatih kepala untuk musim kompetisi 2021 ini.

"Jadi kita berharap manajemen juga bisa merekrut, kalau saya lebih condong ke Nil Maizar."

"Nil Maizar itu bagus lagian dia disiplin orangnya terus tegas, kalau soal strategi tu di lapangan," ungkap Edi Ismail usai pertemuan tiga kelompok suporter dengan Manajer Sriwijaya FC M Fadli SE di Barong Kafe Komplek PS Mall, Rabu (24/2/2021).

Edi mengatakan, mereka tiga kelompok suporter (S-MAN, Singa Mania, Capo Tifoso Ultras Palembang) telah bertemu dengan manajemen. 

"Jadi kita apresiasi dengan tekad beliau untuk bertemu, kami mendukung ke depannya Sriwijaya FC selama dipegang beliau," ujarnya.

Baca juga: Jelang Digulirkan Kompetisi, Ada Misi Khusus Manajer Sriwijaya FC Kumpulkan Tiga Kelompok Suporter

Baca juga: Pasca Dilepas, Budiardjo Thalib Susun Strategi Bisa Come Back Sriwijaya FC, Ini Alasanya

Ia juga mengatakan, memberikan masukan untuk pemain dan mengingatkan, agar masukan-masukan dari fans itu untuk ditampung dan bisa disaring lagi.

"Kito sudah kasih masukan jugo walaupun secara tidak langsung ke Riski selaku MO, ambek si A, si B, si C. Tapi realisasinyo pemainnya mau tidak main ke Liga 2 Indonesia, masalahnya pemain ini banyak, tapi sebagian gak mau main ke Liga 2 Indonesia apa dengan gensinya," katanya.

Sementara Ketum Singa Mania Hariansyah, meski enggan menyebutkan nama calon pelatih yang direkomendasikan, namun memberikan kriteria.

"Kalau pelatih kami gak berani menitip nama kita serahkan ke manajemen bagaimana manajemen memilih sesuai dengan kondisi psikologis manajemen Sriwijaya FC sekarang ini."

"Siapapun kami siap mendukung, pertama kriterianya disiplin, yang kedua petarung, karena kalau tidak petarung kita sulit naik ke Liga 1 Indonesia," kata pria yang akrab disapa Yayan.

Nil Maizar sendiri beberapa kali coba dihubungi masih belum bisa diwawancarai terkait postingan dirinya di instagramnya menulis "Terima kasih Persela. Goodbye".

Nil Maizar merupakan mantan pemain sepakbola profesional Indonesia yang saat ini sedang berkarier sebagai pelatih tim sepakbola.

Dia pernah bermain untuk klub Republik Ceko, Sparta Prague (1990-1992), Semen Padang (1992-1997), PSP Padang (1997-1999), timnas Indonesia U23 (1990-1991), serta timnas Indonesia (1990-1994) sebelum akhirnya memulai karier kepelatihannya di Semen Padang pada tahun 2000.

Pria kelahiran Payakumbuh Sumatera Barat, 2 Januari 1970 memiliki gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Ekasakti.

Nil Maizar menjabat sebagai asisten pelatih di Semen Padang, selama 5 musim sebelum akhirnya menjabat sebagai pelatih di tahun 2010.

Di tahun 2012, Maizar mendapatkan kepercayaan untuk menjadi pelatih timnas Indonesia namun harus diberhentikan pada bulan Maret 2013.

Nil kemudian menjabat sebagai pelatih Putra Samarinda FC. (saat ini namanya Bali United) selama musim 2014-2015 sebelum berlabuh kembali ke Semen Padang di tahun 2015, PS TIRA pada tahun 2018, Persela Lamongan 2019.

Setelah dipecat dari tim nasional, Nil memutuskan maju sebagai calon legislatif Dewan Perwakilan Rakyat pada pemilihan umum legislatif Indonesia 2014 lewat Nasional Demokrat.

Ia akan bertanding di daerah pemilihan Sumatra Barat II. Meskipun begitu, Nil menyatakan bahwa ia tidak akan meninggalkan sepak bola, dan menyebut pencalonannya sebagai anggota DPR adalah sebuah "panggilan jiwa"

Namun karier politiknya tak berlangsung lama, pada 2014 ia kembali menjadi pelatih klub Putra Samarinda.

Nil pernah membawa Semen Padang menjadi juara Liga 1 Indonesia pada putaran musim 2011-2012.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved