Breaking News:

Alasan 2 Polisi Jadi Pengkhianat Jual Senjata ke KKB Meski Rekan Ikut Gugur: 600 Butir Rp 1,5 Juta

Kepala Bidang Humas Polda Maluku Komisaris Besar M Roem Ohoirat mengatakan, ada dua puncuk senjata yang hendak dijual.

Istimewa/handout
KKB Papua 

SRIPOKU.COM - Terungkap alasan 2 polisi pengkhianat penyuplai senjata ke Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua.

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Adam Erwindi mengungkapkan, kedua prajurit Korps Bhayangkara menjual senjata ke warga sipil yang berperan sebagai perantara.

Adam menerangkan, kedua polisi itu sengaja menjual senjata karena kekurangan uang.

"(Alasan menjual senjata) masalah ekonomi, dibayar saja," sebut Adam dikutip Tribun Timur, Selasa (23/2/2021). 

Sebelumnya, kepolisian menangkap distribusi senjata ke KKB Papua.

Kepala Bidang Humas Polda Maluku Komisaris Besar M Roem Ohoirat mengatakan, ada dua puncuk senjata yang hendak dijual.

Itu terdiri dari satu pucuk revolver merupakan standar, sementara satu lagi senjata rakitan jenis laras panjang.

”Untuk senjata rakitan itu nanti akan dilihat nomor serinya,” ujar Roem.

Menurut Roem, keterlibatan anggota Polri dalam upaya penjualan senjata ke kelompok KKB di Papua mencoreng nama baik institusi Polri yang selama ini membantu TNI memerangi kelompok tersebut.

”Tidak ada toleransi sedikit pun bagi anggota yang bertindak seperti itu,” katanya.

Halaman
1234
Editor: Fadhila Rahma
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved