Breaking News:

Berita Palembang

Penyebab Ratusan Pedagang di Pasar 16 Ilir Palembang Bangkrut, Pengamat Ungkap 2 Faktor

Pandemi Covid-19 disinyalir menjadi penyebab tutupnya ratusan kios pedagang di Pasar 16 Ilir dalam setahun terakhir.

SRIPOKU.COM / Rahmaliyah
Tutupnya ratusan kios pedagang di Pasar 16 Ilir dalam setahun terakhir akibat Pandemi Covid-19, Senin (22/2/2021) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ratusan kios di Pasar 16 Ilir Palembang tutup akibat gulung tikar.

Pandemi Covid-19 disinyalir menjadi penyebab tutupnya ratusan kios pedagang di Pasar 16 Ilir dalam setahun terakhir.

Padahal, perputaran uang di pusat ritel terbesar di Sumatera Selatan itu bisa mencapai Rp 1 miliar dalam sehari.

Namun, sepinya kunjungan pembeli ke kios-kios pedagang yang mayoritas berjualan fashion tersebut, mau tidak mau membuat pedagang gulung tikar.

Ada pula pedagang agar tetap bisa mendapatkan penghasilan meski tak lagi berjualan, mereka mengontrakan kembali kios mereka.

Berdasarkan pantauan Sripoku.com, pedagang yang berada di Lantai 4 misalnya hanya tinggal segelintir saja.

Berharap kondisi bisa membaik ditahun ini sehingga lapak mereka kembali ramai oleh pembeli.

"Mau tidak mau masih harus jualan, karena barang banyak yang belum laku. Walaupun kondisinya sekarang sepi sekali. Sehari hanya bisa jual satu-dua baju," ujar Fitriani seorang pedagang, Senin (22/2/2021).

Sementara itu, General Manager PT Gandha Tata Prima (GTP) Yeyen, mengatakan jika saat ini tingkat okupansi kios yang ada di Pasar 16 Ilir hanya 70 persen.

30 persen diantaranya sudah gulung tikar sejak pandemi Covid-19 terjadi.

Halaman
1234
Penulis: Rahmaliyah
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved