Breaking News:

Pelaku Penusukan di Lubuklinggau Menyerah Saat Polisi Mengeluarkan Tembakan, Sempat Bertahan

Polisi terpaksa mengeluarkan tembakan, saat menangkap pelaku tindak pidana penganiayaan di Kota Lubuklinggau Sumsel.

TRIBUNSUMSEL.COM/Eko Hepronis
Tersangka Parlindungan (38) saat ditangkap Tim Macan Polres Lubuklinggau. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU -- Polisi terpaksa mengeluarkan tembakan, saat menangkap pelaku tindak pidana penganiayaan di Kota Lubuklinggau Sumsel.

Penangkapan pelaku yang diketahui bernama Parlindungan (35 Tahun), warga Jalan Lingkar Selatan Kelurahan Tanjung Indah, Kecamatan Lubuklinggau Barat II ini sempat berlangsung alot.

Pelaku melawan dengan bertahan dan tak mau keluar dari persembunyian di dalam loket Waspada Komplek Terminal Atas.

Baca juga: Pembangunan Tol Bengkulu-Lubuklinggau, Warga Berharap Mendadak Kaya dari Ganti Untung Lahan

Baca juga: TUPAI Disalahkan PLN, Penyebab Utama Padamnya Listrik di Lubuklinggau, Ada Juga Kukang dan Monyet

Tim Macan Satreskrim berulang kali menggedor-gedor pintu rolling dor dan meminta pelaku untuk segera keluar namun tak diindahkannya.

Setelah hampir setengah jam, pelaku pun akhirnya menyerah dan langsung diamankan ke kantor Polres Lubuklinggau untuk penyidikan.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono melalui Kasatreskrim AKP Ismail menyampaikan penangkapan pelaku bermula dari laporan keluarga Ariyanto Gunawan (32 Tahun) warga Jalan Cekdam RT 08 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

"Dalam laporan keluarga korban ke Polres Lubuklinggau, bahwa pelaku telah menusuk korban hingga terluka parah," katanya pada wartawan, Minggu (21/2/2021).

Baca juga: Harga Cabai Lagi Meroket, Petani Waspada Aksi Pencurian di Kebun: Gantian Berjaga 24 Jam

Baca juga: Kakek Poniran Asal Musi Rawas Tewas Usai Bertabrakan Dengan Truk Sampah di Lubuklinggau

Ia menuturkan pristiwa penusukan tersebut terjadi pada hari Rabu (17/2/2021) sekira pukul 22.00 WIB di depan Toko Abas Baru Jalan Garuda Kelurahan Pasar Permiri Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

"Saat itu pelaku melakukan penganiayaan kepada Ariyanto Gunawan dengan cara menikam sebanyak satu kali menggunakan pisau ke arah bawah ketiak sebelah kiri," ujarnya.

Penikaman tersebut disebabkan karena pelaku tidak senang saat ditegur oleh korban karena kerap meminta kardus kepada pemilik toko Abas Baru.

"Setelah dapat laporan anggota Tim Macan Polres Lubuklinggau mendapatkan informasi yang dapat dipercaya tentang keberadaan pelaku penganiayaan, saat di cek benar pelaku sedang dalam loket," ungkapnya.

Dari tangan pelaku Polisi mengamankan barang bukti (BB) berupa satu bilah pisau dan satu buah tas selempang. (Joy/TS)

Editor: RM. Resha A.U
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved