Breaking News:

OKU Selatan Ajukan Kouta 1.676 Orang Pegawai P3K Khusus Guru

BKPSDM Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) mengajukan 1.676 kuota pegawai kontrak atau P3K.

sripoku.com/alan
Kasubid Pengadaan dan Pemberhentian Pegawai Kabupaten OKU Selatan, Wahid 

SRIPOKU.COM, MUARADUA - Kabar baik untuk guru honorer yang berijazah minimal strata I. Karena Pemerintah Daerah melalui Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) mengajukan 1.676 kuota pegawai kontrak atau P3K.

Kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontak (P3K) yang telah resmi diajukan secara terintegrasi ke Kemendikbud, Menpan, BKN pusat pada Desember 2020 lalu itu masih dapat berubah menunggu ketentuan kuota dari pemerintah pusat.

"Ya, akan diadakan penerimaan P3K khusus guru, kita telah resmi mengajukan kuota 1676 orang ,"ujar Kasubid pengadaan dan Pemberhentian Pegawai, Wahid, Kamis (18/2/2021).

Kepala BKPSDM Kabupaten OKU Selatan Eva Nirwana, SI,P, MM yang disampaikan Kasubid pengadaan dan Pemberhentian Pegawai, Wahid data kouta tersebut telah resmi disampaikan ke kementrian Pendidikan dan Budaya pusat.

"Sudah kita usulkan secara resmi kouta 1.676 orang ke Kemendikbud, BKN dan Menpan. Namun hingga saat ini masih menunggu tindak lanjut dari pusat ,"ujarnya.  

Wahid menyebut, pelaksanaan perekrutan berkemungkinan seperti tes PNS melalui CAT online, yang diwacanakan mulai antara di Bulan Juni dan Juli 2021 diajukan berdasarkan kebutuhan guru di OKU Selatan dari data pokok peserta didik (Dapodik).

Sekedar informasi, pengajuan P3K formasi guru mendukung kebutuhan guru secara nasional Kemendikbud menargetkan tahun 2024 satu juta lebih kebutuhan guru di Indonesia dapat terpenuhi.

Sementara untuk  persyaratan yang salah satunya harus dipenuhi peserta pada perekrutan pegawai pemerintah bersifat kontrak dan tidak memiliki jaminan dihari tua atau honor pensiunan itu dibandingkan dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Pertama dengan syarat peserta termasuk guru honor disekolah Negeri dan Swasta yang terdaftar di dapodik.

Kedua, Meskpun tak terdata di dapodik guru honorer eks K2 yang belum lulus sisah 79 orang yang terdata dalam database BKN dalam perekrutan perdana P3K tahun lalu.

Ketiga, bagi mereka yang baru lulus pendidikan guru namun memiliki sertifikat pendidik yang dikeluarkan oleh lembaga perguruan tinggi yang berkompeten diakui oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Dikti juga dapat ikut tes.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Azwir Ahmad
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved