Breaking News:

Peluang Bisnis Budidaya Maggot Black Soldier Fly, Pria ini Sukses Raup 12 Juta Sebulan

Sukses meraup omset Rp 12 juta setiap bulan dirasakan oleh Rahman, pria asal Bekasi yang mejalankan bisnis budidaya maggot.

Youtube
Ilustrasi budidaya belatung atau maggot dari serangga jenis Black Soldier Fly. 

SRIPOKU.COM -- Sukses meraup omset Rp 12 juta setiap bulan dirasakan oleh Rahman, pria asal Bekasi yang mejalankan bisnis budidaya maggot atau larva dari lalat Black Soldier Fly.

Melansir dari Kompas.com dan Antara, budidaya hewan dengan nama lain "Hermetia illucens" ini dilakoni Rahman di RT o15 / RW 004, Kelurahan Arenjaya, Bekasi Timur.

Menurutnya, usaha budidaya maggot ini sudah dilakoni sejak Agustus 2020, atau saat pandemi Covid-19 sudah melanda Indonesia.

Black Soldier Fly yang dibudi daya oleh petani maggot asal Kota Bekasi Rahman.
Black Soldier Fly yang dibudi daya oleh petani maggot asal Kota Bekasi Rahman. (Pradita Kurniawan Syah/Antara)

"Alhamdulillah sekarang dalam sebulan saya sudah bisa menghasilkan Rp 12 juta."

"Itu hanya dari penjualan maggot saja, belum terhitung dari penjualan budi daya lele yang saya kelola juga," kata Rahman.

Rahman menyebutkan, maggot yang dia budidayakan bisa dijual dengan harga Rp 20.000 sampai Rp 30.000 per 100 gram. "Bisa dibilang ini solusi alternatif warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Kalau saya sendiri saat ini terus terang saja semakin menekuni budi daya maggot ini, selain ternak ikan lele juga," ujar Rahman.

Dia mengatakan, maggot memiliki kemampuan mengurai sampah organik satu hingga tiga kali lipat dari bobot tubuhnya selama 24 jam.

Setelah mati, bangkai maggot masih bisa digunakan sebagai pakan ternak.

Bahkan, kepompong maggot juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik sehingga tidak menjadi sampah baru.

Halaman
1234
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved