Dicampur ke Minuman, Si Anak Buah Nekat Membunuh Bosnya dengan Air Liur Penderita Covid-19
Kata Univerdi, dia kini berada dalam perlindungan polisi usai menunjukkan ancaman itu, yang membenarkan jika dia berusaha dibunuh dengan virus corona
SRIPOKU.COM, KUPANG - Kalau buat jahat sudah tertanam di lubuk hati yang dalam,
segala cara akan ditempuh agar niat tersebut bisa secepatnya direalisasikan.
Membunuh orang misalnya.
Tak mampu sendirian menghabisi nyawa orang yang diincar, dilakukan bersama-sama.
Bila perlu sewa pembunuh bayaran.
Tak ada kata gagal.
Harus bisa dan berhasil.
Nah, cerita berikut ini mungkin bisa menginspirasi anda bahwa segala cara bisa dilakukan untuk menghabisi seseorang, tak peduli siapa pun dia.
Intinya, jangan sekali-kali lakukan.
Titik.
• Apa Motif Pelaku Membunuh Fathan Ardian Mahasiswa Telkom University? Ini Kata Polisi
Ludah penderita covid-19
Sungguh mengejutkan, pria yang satu ini nekat melakukan pembunuhan dengan cara yang tak lazim.
Cara oknum pelaku pembunuhan tersebut, yakni membeli ludah penderita covid-19(virus corona) lalu mencampurkannya ke dalam minuman kemudian disuguhkan kepada bosnya.
Pria itu bernama Ramazan Cimen yang dituduh berusaha membunuh Ibrahim Unverdi dan istrinya dengan ludah penderita Covid-19,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ilustrasi-covid191.jpg)