Cerita Pengusaha Kuliner di Palembang Buat Brownies Sambut Hari Valentine Meningkat Berikut Harganya
Pada 14 Februari setiap tahunnya identik dengan coklat dan nuansa serba merah jambu, maka ini cerita pembuat kue brownies Valentine
Penulis: maya citra rosa | Editor: adi kurniawan
Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Perayaan Valentine pada 14 Februari setiap tahunnya identik dengan coklat dan nuansa serba merah jambu.
Orang-orang akan memberikan hadiah kepada pasangan atau orang terdekatnya, sebagai tanda cinta dan kasih sayang kepada orang tersebut.
Memanfaatkan kesempatan tersebut, Siti Riana Nurul Indah atau akrab Indah mulai berinovasi membuat brownies heart yang dibentuk dan dihias menyesuaikan perayaan hari Valentine.
Indah memulai usaha brownies ini tidak hanya musiman saja, namun dia benar-benar belajar membuka usaha kuliner sejak tahun 2015 lalu.
Awalnya dia hanya coba-coba membuat brownies, saat dicicipi kepada teman-temannya, ternyata brownies buatannya sangat disukai.
Sejak saat itu, Indah membuka toko Brownies Nyonyah.
"Saya awalnya coba bikin brownies, terus kasih cicip teman-teman dan ternyata banyak yang suka, akhirnya kita jual," ujarnya.

Resep brownies yang manis, crunchy atau renyah namun tetap lembut dan enak, ia ciptakan sendiri setelah seringkali gagal membuat brownies pada awal membuka usaha.
"Saya sudah lama bisa membuat beragam macam brownies, tapi baru tiga tahun terakhir memberanikan diri untuk berjualan," ujarnya.
Pada hari biasa, Indah membuat brownies sekat dengan ukuran kecil hingga ukuran besar.
Brownies kebanyakan dijualnya melalui online, dengan packaging yang menarik dan kekinian.
Dalam satu hari, Indah bisa membuat 20 hingga 40 loyang brownies, dengan harga antara Rp.30.000 - Rp.120.000, sesuai dengan ukuran dan topping brownies.
Pada hari perayaan Valentine seperti ini, omset yang didapat Indah akan mengalami kenaikan hingga 70 persen.
Hal tersebut, karena banyak warga Kota Palembang yang menyukai coklat.