Serba Serbi Imlek

Termasuk Pangsit hingga Mie Panjang Umur, 7 Makanan Tahun Baru Imlek sebagai Simbol Keberuntungan

Berikut tujuh makanan dalam perayaan Tahun Baru China atau biasa dikenal sebagai Tahun Baru Imlek, memiliki arti sebagai simbol keberuntungan.

Editor: adi kurniawan
handout
Makanan untuk dihidangkan pada saat Tahun Baru Imlek 

Kue beras ketan memiliki arti peningkatan dalam karir dan juga penghasilan.

Sebagai salah satu makanan tradisional Tahun Baru Imlek, kue beras ketan pada awalnya digunakan untuk menyembah para dewa dan leluhur.

Kue ini banyak dimakan di berbagai kota di China.

Makanan ini terbuat dari bubuk beras ketan tetapi memiliki variasi bahan dan rasa.

Ada Jujube Niangao dan Niangao putih di Beijing, kue beras kuning di Shanxi, kue beras pabrik air di Ningbo, Guangdong Niangao dengan gula merah, hingga Niangao goreng dengan iga di Shanghai.

Pengolahan makanan ini bisa dengan cara dikukus, digoreng, atau bisa juga direbus untuk dijadikan sup.

Pelafalan Kue China, Niangao, memiliki makna homofon 'peningkatan kesejahteraan tahun demi tahun.

Memberi orang harapan baru akan peningkatan kinerja dalam karier dan studi.

5. Pangsit

Pangsit menjadi pembawa kekayaan.

Pangsit adalah makanan beruntung tradisional di China dan menjadi makanan populer seluruh dunia.

Tidak hanya sebagai makanan pokok orang-orang di China Utara, tetapi juga hidangan penting di berbagai festival, terutama di Tahun Baru Imlek.

Pangsit sering dimakan pada Malam Tahun Baru, karena nama China 'jiaozi' memiliki arti perubahan tahun.

Hidangan ini bisa dimasak dengan direbus hingga mendidih atau juga diuap.

Makna:

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved