Kabar Selebritis

SINETRON Ikatan Cinta 'Makan Korban': Rp 20 Juta Melayang, Amanda Manopo Buka Suara

Publik Tanah Air kini demam sinetron Ikatan Cinta. Namun siapa sangka, gegara sintron tersebut, sutradara harus membayar denda Rp 20 juta?

Editor: Wiedarto
Kolase Serambinews.com/ Instagram @amandamanopo
Amanda Manopo. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA--Publik Tanah Air kini demam sinetron Ikatan Cinta. Namun siapa sangka, gegara sintron tersebut, sutradara harus membayar denda Rp 20 juta?

Ikhwal denda ini mencuat ketika terjadi kerumunan di lokasi syuting Ikatan Cinta di kawasan Megamendung, Bogor, beberapa waktu lalu.

Penggemar Ikatan Cinta yang penasaran, mendatangi lokasi syuting untuk bertemu dan menonton proses syuting sinetron tersebut.

Data di Laptop Roy Dipulihkan, Papa Surya Masuk Rumah Sakit, Elsa Ketakutan! Ikatan Cinta 8 Februari

Bocoran Sinetron Ikatan Cinta 7 Februari 2021, Semakin Banyak Orang Curiga Pada Elsa

Akibatnya, manajemen Ikatan Cinta harus membayar denda sebesar Rp 20 juta.
Terkait kerumunan dan pihak Ikatan Cinta yang dituduh tidak menerapkan protokol kesehatan, Amanda Manopo pun angkat bicara.
Amanda Manopo mengatakan pihak Ikatan Cinta selalu menaati protokol kesehatan.

Setiap seminggu sekali, semua pihak yang terlibat dalam proses syuting Ikatan Cinta menjalani swab test.
Namun, Amanda Manopo tidak menjelaskan jenis swab test Covid-19 apa yang dijalani.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sriwijayapost di bawah ini:

"Sebenarnya sekarang ini kan lagi ramai PSBB terus sempat ramai di akun gosip sampai berita tentang protokol kesehatan.

Sebenarnya kita ini, semuanya dari kru, ekstra, pemain, sopir, siapapun itu sampai pihak hotel dilakukan swab test.

Dan satu minggu sekali didatangin dokter dan vitamin. Enggak cuma pemain tapi ke security sampai pihak hotel yang bersangkutan dengan proses syuting," kata Amanda Manopo dalam live Instagram.

Pelanggaran protokol kesehatan itu bukan berasal dari pihak Ikatan Cinta.
Pemeran Andin dalam Ikatan Cinta itu mengatakan penggemar yang datang dengan niat baik namun situasinya sedang tidak memungkinkan.

"Sebenarnya yang sampai ramai itu bukan dari pihak MNC atau stasiun TV karena kita selalu pakai masker.

Kesalahannya itu terjadi pada penonton atau fans yang datang tanpa permintaan dan persetujuan kita.

Niatannya baik memang ingin bertemu tapi saat Covid-19. Kita tidak mau kasus Covid-9 bertambah dan penyebarannya makin luas," ujarnya.

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved