Breaking News:

Hasil PCR di Sumsel tidak Maksimal, Padahal Covid-19 Sudah Berjalan Satu Tahun

"Dari total 1.830 kapasitas pemeriksaan hasil laboratorium Polymarese Chain Reaction (PCR), dalam seharinya hanya bisa memeriksa 1.000 spesimen,"

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Refly Permana
(Shutterstock)
Ilustrasi tes Covid-19 melalui swab. 

Laporan wartawan Sripoku.com,  Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Hasil pemeriksaan laboratorium Polymarese Chain Reaction (PCR) dinilai Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang kurang efektif, meski dalam seharinya sampel spesimen yang diperiksa mencapai seribu spesimen. 

Pelaksana Tugas Kadinkes Palembang, Fauzia, menjelaskan satu tahun pandemi Covid-19 terjadi di Bumi Sriwijaya pengujian swab test masih terbilang rendah.

Uji sampel di Kota Palembang pun masih terbilang belum optimal. 

Batal Dinikahi Adit Jayusman, Inilah 12 Pria yang Pernah Dekat dengan Ayu Ting Ting Selama Menjanda

"Sejauh ini belum maksimal hasil PCR

Dari total 1.830 kapasitas pemeriksaan hasil laboratorium Polymarese Chain Reaction (PCR), dalam seharinya hanya bisa memeriksa 1.000 spesimen," katanya,  Jumat (5/2/2021).

Ia menjelaskan, tidak terlalu efektifnya PCR membuat Palembang tidak hanya mengandalkan Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK), seperti awal terjadi pandemi.

Maka dari itu, ada sembilan fasilitas layanan kesehatan yang juga menunjang pemeriksaan sampel dari swab test.

Menurutnya, jika di awal pandemi mereka yang memiliki riwayat kontak dengan pasien positif bakal diperiksa.

Kebakaran di Jalan Kancil Putih Diwarnai Perselisihan Antar Warga Saat Pemadaman Api

Saat ini, dengan adanya Pedoman V Kemenkes RI petugas medis hanya memeriksa mereka yang bergejala saja.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved