Separatisme Papua
Kontak Senjata Tentara dan Separatis KKB Papua, DIkabarkan Satu Orang Tewas
Seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua di Kabupaten Intan Jaya, dikabarkan tewas tertembak setelah kontak senjata, Kamis pagi.
SRIPOKU.COM --- Seorang anggota kelompok criminal bersenjata (KKB) di Papua, dikabarkan tewas setelah tertembak menyusul bentrokan dengan aparat keamanan di kawasan Titigi, Kabupaten Intan Jaya, Kamis (04/02/2021) pagi.
Komandan Korem 173-PBB Brigjen TNI Iwan Setiawan, mengatakan kontak senjata terjadi Kamis pagi. Seperti dilansir Antara, kontak senjata aparat TNI dengan KKB yang mengampanye separatism dan pemberontakan itu..
Sebelumnya beredar pesan berantai yang menyebut KKB dikomandoi Egianus Kogoya menyerang pos TNI di Distrik Mapnduma. Dalam pesan itu, KKB mengklaim menembak mati dua anggota TNI. Namun berita itu dibantah.
• KAMI Tidak Takut, KKB Papua Sesumbar Tantang TNI-Polri PErang Terbuka: Mobilisasi Pasukan
• Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Diminta Atasi Separatisme Papua, Permintaan DPR RI
Di bagian lain, selain melakukan propaganda untuk membangkitkan semangat pengikutnya, mereka menantang aparat keamanan TNI-Polri untuk melakukan perang terbuka. Namun tantangan itu, tidak ditanggapi serius.
Awal Januari lalu, kelompok bersenjata yang berbaur dengan masyarakat sipil, terlibat kontak senjata dengan pasukan Batalyon Yon-Raiders/400 di Distrik Titigi, Intan Jaya, Papua. Dalam insiden ini, Prada Agus Kurnia yang bertugas di Pos Titigi, gugur setelah mengalami luka tembak di punggung.
Komandan Korem Brigjen Iwan Setiawan, ketika itu mengatakan bahwa kontak senjata terjadi pukul 11.40 waktu setempat.
Jenazah Prada Agus Kurniawan kemudian dievakuasi ke Mimika menggunakan helikopter TNI AU.
• Antar Wakapolda Papua Pulang, Rombongan Polisi Ditembak KKB, Kontak Senjata Terjadi Sekitar 10 Menit
Sementara itu, awal pekan ini, KKB di Intan Jaya menyebarkan selembaran berisi menantang perang terbuka kepada aparat keamana.
Terkaita tantangan ini, Wakil Kapolda Papua, Brigjen Matius Fakhiri, menegaskan bahwaTNI dan Polri, tak pernah gentar atas tantangan itu. Namun demikian, aparat keamanan tak ingin gegabah untuk melayani tantangan.
Menurut Matius, ia khawatir ada pihak yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan kondisi saat ini, dan mengganggu situasi keamanan di Papua.
Matius mengatakan, tantangan seperti ini bukan pertama kali disampaikan KKB.
"Ini (tantangan) sudah sering kali mereka lakukan, bukan saja di Intan Jaya, tapi juga di Jayapura, di Puncak Jaya, ini biasanya terjadi saat eskalasi sedang tinggi," kata Matius di Jayapura, seperti dikutip Tribunnews.com, Selasa (02/02/2021) lalu.
Menurut Matius, situasi keamanan di Papua sedang meningkat beberapa waktu terakhir, khususnya di Intan Jaya. Aparat keamanan tak mau gegabah mengambil tindakan hukum terhadap KKB yang berulah.
"Kejadian di Intan Jaya ini selalu berulang dan ini harus kita sikapi dengan tenang, agar kita bisa mengambil langkah penegakan hukum yang pas dan soft. Kita tidak mau mengulangi kesalahan yang sudah terjadi beberapa waktu lalu," kata Matius.****
Sumber: wakapolda-papua-soal-tantangan-perang-terbuka-kkb-tni-polri-tidak-takut?page=all
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ilustrasi-kembali-terjadi-kontak-senjata-antara-tni-dan-kkb-papua.jpg)