Daftar Even Pariwisata di Sumsel, Disbudpar Pesimis Jadwal 2021 Terealisasi
Sejumlah objek pariwisata di Sumsel harus ditutup akibat pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu. Bahkan beberapa event pariwisata terpaksa dibatalkan.
Penulis: maya citra rosa | Editor: RM. Resha A.U
Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sejumlah objek pariwisata di Sumsel harus ditutup akibat pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu.
Bahkan beberapa event pariwisata terpaksa dibatalkan.
Tahun 2021 ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel telah mengumpulkan sejumlah event dari kabupaten dan kota untuk dihimpun menjadi kalender event pariwisata tahun ini.
Baca juga: Bermodalkan Tanda Tangan Sekdes, Pulau Tempat Penyu Bertelur Ini Dijual Rp 900 Juta, di DP 10 Juta
Baca juga: Kumpulan Lagu Rhoma Irama Paling Populer hingga Sekarang, Lengkap dengan Lirik Lagu dan Chord Gitar
Kepala Disbudpar Sumsel, Aufa Syahrizal Sarkomi mengatakan bahwa masih ada kekhawatiran saat ini untuk membuka sejumlah event pariwisata tahunan tahun ini.
Hal ini karena kegiatan pariwisata yang biasanya mengumpulkan para wisatawan lokal maupun nasional harus membatasi jumlah dan menerapkan protokol kesehatan, sehingga terhindar dari risiko penularan Covid-19.
"Event yang biasanya mulai dari budaya, olahraga, dan festival memang harus mengumpulkan orang-orang, ini yang membuat kami sedikit pesimis semua event terealisasi," ujarnya.
Namun event tetap didaftarkan kepada Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk diusulkan sebagai event nasional, dan disosialisasikan kepada masyarakat.
"Tapi tetap kita usulkan seperti tahun-tahun sebelumnya, nanti ada dua yang akan dipilih oleh Kemenparkraf untuk dijadikan event nasional. Walaupun mungkin tidak semuanya bisa terealisasi," ujarnya, Sabtu (30/1/2021).
Baca juga: Video Keluarga Berkesempatan Lihat Jasad Kapten Afwan Terakhir Kali, Anak: Masih Berharap Abi Pulang
Baca juga: Di India, Seekor Gajah Mati Seusai Dilempar Ban yang Dibakar oleh Warga, Para Pecinta Hewan Marah!
Selain itu, ada empat kabupaten yang tidak mengirimkan event pariwisata di wilayahnya, yang disebabkan karena masih dalam masa pandemi Covid-19.
Berikut ini 7 event pariwisata di Sumsel yang didaftarkan sebagai event nasional Kemenparekraf.
Antara lain Festival Sriwijaya, Ranau Grand Fondo, Bidar Internasional, Triathlon Festival, Ranau Festival, Gendang Melayu dan Jelajah Alam Besemah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kepala-dinas-kebudayaan-dan-pariwisata-sumsel-aufa-syahrizal-sarkomi.jpg)