Status Pihak WhatsApp Mendadak Muncul, Ini Penjelasan dan Kenali Fitur-fitur Terbarunya!

Di status selanjutnya WhatsApp mengumumkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menjaga privasi.

Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Welly Hadinata
kolase Kompas.com
WhatsApp Mendadak Muncul 

Mungkin di kemudian waktu pengguna akan kembali diingatkan untuk menentukan pilihan.

Sebab, menyetujui ketentuan privasi baru -termasuk meneruskan data ke Facebook- merupakan syarat mutlak agar pengguna bisa terus memakai WhatsApp.

Ketentuan baru WhatsApp akan berlaku efektif pada 8 Februari 2021. Setelah tanggal tersebut, boleh jadi pengguna yang tidak atau belum menyetujui ketentuan baru WhatsApp tak akan bisa lagi memakai aplikasi itu. Dengan kata lain, pengguna "dipaksa" untuk setuju.

Pilihan lainnya adalah menghapus akun dan tidak menggunakan WhatsApp lagi.

Dalam notifikasinya, WhatsApp menyarankan pengguna mengunjungi Help Center untuk melakukan hal ini.

Baca juga: BWF World Tour Finals 2020 - Ganda Putri Indonesia Tumbang, Susul Anthony Ginting Tereliminasi

Lalu apa saja data pengguna WhatsApp yang akan diteruskan kepada Facebook? berikut ulasannya dirangkum dari Kompas.com.

1. Identifier

Ini pada dasarnya merupakan informasi akun yang disediakan pengguna ketika pertama kali mendaftar di aplikasi WhatsApp, termasuk nomor telepon, nama profil, foto profil, dan status.

Ada juga informasi perangkat seluler serta alamat IP yang digunakan pengguna.

2. Usage data

informasi yang didapat dari kategori ini meliputi berapa lama pengguna menggunakan WhatsApp, atau pada jam berapa, untuk tujuan apa. Apakah untuk melakukan panggilan atau chat, berapa pesan yang pengguna kirim, dan lainnya.

3. Purchases

ini mungkin berkaitan dengan data terkait pembelian apapun yang pengguna lakukan via WhatsApp. Baru-baru ini, WhatsApp diketahui meluncurkan fitur pasar digital untuk membantu orang membeli barang melalui aplikasinya.

4. Location

informasi terkait dimana pengguna berada. Sebagai informasi, informasi lokasi yang dikumpulkan WhatsApp hanya berupa gambaran kasar yang tidak terlalu akurat.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved