Berita Pagaralam

Daftar Harga Kopi di Pagaralam, Rabu 27 Januari 2021, Makin Kering Kopi, Harga Makin Tinggi

Diperkirakan pada Maret 2021 mendatang petani kopi akan mulai melakukan penan kopi dengan istilah panen "buah pangkal" atau buah awal.

Tayang:
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Wawan Septiawan
Harga kopi di Pagaralam, semakin kering harga kopi semakin tinggi, Rabu (27/1/2021) 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Musim panen kopi di Kota Pagaralam sebentar lagi akan tiba.

Diperkirakan pada Maret 2021 mendatang petani kopi akan mulai melakukan panen kopi dengan istilah panen "buah pangkal" atau buah awal.

Jelang musim panen kopi harga biji kopi menjadi perhatian bagi para petani di Kota Pagaralam.

Para petani berharap tahun ini harga biji kopi bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Hal ini selalu menjadi harapan semua petani di Pagaralam dan sekitarnya.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, Rabu (27/1/2021) dari salah satu agen kopi di Pagaralam menyebutkan, bahwa harga kopi di Pagaralam tahun ini dinilai akan stabil dimulai dari Rp 17.000 sampai Rp 19.000 per kilogram.

Namun hal ini masih tergantung pada kualitas biji kopi yang akan dijual oleh para petani.

Semakin kering dan berkualitasnya biji kopi yang dijual maka akan semakin mahal juga harganya.

Ini daftar sementara harga biji kopi di Pagaralam :

Kopi dengan klasifikasi baik atau dengan kadar air 18 maka dibanderol dengan harga Rp 19.000 per kilogram.

Ini juga hanya untuk biji Kopi musiman atau yang digiling saat kering.

Sedangkan untuk biji kopi dengan kualitas sedang atau dengan kadar air sekitar 21 maka harganya di angka Rp17.000 sampai Rp18.000 per kilogram.

Lain halnya dengan kopi yang di saat masih basah atau biasa disebut warga setempat kopi isaran maka harganya lebih renda yaitu di angka di bawah Rp 17.000 per kilogram.

Salah satu pengepul kopi di Pagaralam, Tomo mengatakan, bahwa sampai saat ini harga kopi masih stabil.

Namun untuk biji kopi yang kualitas baik.

"Masih tergolong stabil mulai dari Rp18.000 sampai Rp19.000 perkilogram untuk yang kualitas super atau baik.

Sedangkan yang sedang paling tinggi di harga Rp 18.000 ribu tergantung tingkat kekeringan kopi itu sendiri," jelasnya.

Pihaknya membandingkan jumlah hasil panen petani kopi di Pagaralam dari tahun 2019 dengan tahun 2020 maka di tahun 2020 jumlah hasil panen lebih sedikit dibanding tahun 2019.

"Setiap tahun tidak menentu hasilnya. Namun jika untuk Kota Pagaralam secara menyeluruh hasilnya sudah berkurang.

Saat ini banyak petani dari luar Pagaralam yang menjual kopi ke Pagaralam," katanya. (one)

Baca juga: Nana Temukan Dewa Tergeletak di Jalan! Sinopsis Sinetron Buku Harian Seorang Istri 27 Januari 2021

Baca juga: Link Streaming Sinetron Buku Harian Seorang Istri 27 Januari, Nana Tahu Pasha adalah Adi Mantan Alya

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved