Pelaku Pembakaran Diamuk

Pulang dari Cari Nafkah, Zainatun Temui Rumah Hangus Terbakar, 'Dia Itu Pengangguran Suka Nyabu'

Zainatun (55) tak menyangka, ketika dirinya sibuk mengais rezeki di luar rumah dari membuat peyek justru rumahnya hangus dilalap sijago merah.

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Rahmaliyah
Zainatun (55) salah seorang korban kebakaran di Kawasan Pasar Gubah Kota Palembang, Selasa (26/1/2021) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Zainatun (55) tak menyangka, ketika dirinya sibuk mengais rezeki di luar rumah dari membuat peyek justru rumahnya hangus dilalap sijago merah.

Semua karena ulah dari tetangganya yang diduga sengaja membakar kasur dan membuat 18 rumah menjadi korban.

"Pulang-pulang rumah sudah hangus, tidak bisa menyelamatkan barang-barang lagi. Cuma pakai baju di badan, kasarnya mau kencing pun masih pakai pakaian yang sama. Kami belum terima bantuan, baru semalam ada nasi bungkus tapi kami tak dapat nasi," jelasnya, Selasa (26/1/2021)

Zainatun mengungkapkan rasa kesalnya terhadap pelaku yang dinilainya sudah berulang kali mencoba melakukan pembakaran lantaran orangtua pelaku tak diberikan uang.

"Dia itu pengangguran, suka nyabu. Pas kejadian kemarin dia langsung bawa bensin untuk bakar. Kalau soal musibah, ini musibah yang disengaja. Buat susah banyak orang," katanya.

Rumah Zainatun hanya berjarak tiga rumah dari lokasi rumah pelaku yang terbakar.

Sang suami yang saat itu langsung pulang dari tempat kerjanya tak bisa langsung menyelamatkan barang karena kondisi api yang langsung membesar.

Ia menyesalkan karena barang-barang di rumah terutama ijazah ke lima anaknya, BPKB Motor, KTP, sertifikat tanah tak bisa terselamatkan.

"Kami berharap pemerintah bantu mengurus dokumen kami yang terbakar," jelasnya.

Selain itu, Zainatun mengharap pelaku bisa diproses sesuai hukum yang berlaku, mengingat kerugian yang dirasakan oleh masyarakat sangat besar.

"Apalagi lagi covid seperti ini mau cari uang saja susah untuk makan. Tambah ada musibah makin susah. Harapannya, bangunan kami bisa kembali seperti semula," katanya.

Sementara itu, Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda yang meninjau lokasi kebakaran mengatakan, Pemerintah Kota berupaya untuk membantu permasalahan yang dihadapi masyarakat yang menjadi korban.

Terkait surat-surat yang terbakar akan dibantu proses pengurusannya.

"Seperti yang sudah sering saya katakan, mereka yang tertimpa musibah tidak sendirian, Pemkot Palembang hadir untuk mendampingi mereka.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved