Hati-hati dengan Penis, Agar tetap Sehat, Harus Rajin Bersihkan dengan Cara Ini

Terlalu banyak berkeringat atau jarang membersihkan penis dapat membuat smegma kita menjadi sarang bakteri dan kuman yang menimbulkan bau tak sedap

Editor: aminuddin
internet
Ilustrasi penis 

SRiPOKU COM, JAKARTA -  Penis adalah organ vital pria yang berfungsi sebagai saluran keluarnya urine dan sperma dari dalam tubuh. 

Menjaga kebersihan dan keseha tan penis sangat penting dilakukan agar penyakit penis ini tidak terjadi pada Anda, seperti menebarkan bau tak sehat.

Menurut Mike Bohl, MD, MPH, dari klinik kesehatan pria digital Roman, bau penis sehat itu hampir tidak kentara, meski begitu ada beberapa alasan mengapa penis cowok juga mengeluarkan bau yang khas meski dalam keadaan sehat.

"Sebagian besar tubuh kita ditutupi oleh kelenjar keringat yang disebut kelenjar ekrin, yang biasanya mengeluarkan air dan garam dan itu baik untuk mendinginkan suhu tubuh," jelas Dr. Bohl dilansir dari Health.

Contohnya bagian lengan, ketika kamu mencium bagian lipatan saat ini, mungkin nggak ada aroma yang kamu kenali kecuali kamu menggunakan sabun, cologne, atau parfum.

Hal yang sama juga terjadi pada area selangkangan, yaitu penis. 

Setelah mandi, tak ada aroma apapun, namun pada kondisi tertentu, tetap bisa terjadi munculnya bau.

"Terdapat sejumlah alasan kenapa penis bisa memunculkan bau usai kondisi sehari-hari," terang Dr. Bohl lagi.

Selain ekrin terdapat juga kelenjar keringat lain bernama kelenjar apokrin yang lebih besar dan memiliki kandungan tambahan seperti lemak dan protein.

"Kandungan itu yang sangat berpengaruh pada bau badan, seseorang," sambungnya lagi.

Baca juga: Ribuan Makhluk Aneh Mirip Penis Berserakan di Pantai Mengagetkan Banyak Orang, Apa yang Terjadi?

Kelenjar apokrin bisa ditemui secara khusus pada sejumlah bagian tubuh seperti ketiak dan selangkangan.

"Karena alasan ini, penis mungkin jadi punya aroma seperti ketiak dibanding dengan lengan ketika berkeringat sepanjang hari," jelas dr. Bohl.

Penyebab lain penis bisa mengalami bau unik adalah karena posisinya sepanjang hari.

"Penis terperangkap di celana dalam yang kemudian terperangkap di celana dan tidak banyak bergerak selama seharian," jelas dr. Bohl.

Cuma ada sedikit udara segar di area tersebut sehingga lebih sulit bagi keringat dan sel kulit mati untuk hilang sehingga mereka terus menempel dan mengumpul di penis.

Hal ini bahkan bisa lebih diperburuk ketika celana dalam yang digunakan tidak bersih. 

Sisa air kencing serta kotoran bisa menempel di celana dalam dan menyebabkan baunya jadi lebih parah.

Kendati demikian, ketika penis memiliki bau seperti ketiak atau kaki, hal ini bukanlah masalah berbahaya alias masih dalam tahap wajar. 

Namun ketika penis punya bau tak sedap yang aromanya nggak bisa hilang, hal ini bisa berarti ada masalah kesehatan.

Baca juga: Ukuran Penis Anda Bisa Menyusut, Kenali 6 Sebabnya, Juga Ketahui 9 Cara Mengembalikannya Berikut Ini

Baca juga: Hati-hati! Posisi Seks Ini Dianggap Paling Berbahaya karena Bisa Sebabkan Penis Retak

Penyebab penis bau

Berikut penyebab penis bau yang harus Anda ketahui:

1. Smegma

Smegma adalah kotoran putih menumpuk yang terdiri dari sebum (minyak, lemak) dan sel-sel kulit mati di sekitar batang penis. 

Jika Anda belum disunat, smegma umumnya terletak di bawah kulup.

Terlalu banyak berkeringat atau jarang membersihkan penis dapat membuat smegma menjadi sarang bakteri dan kuman yang menimbulkan bau tak sedap.

Bahkan ketika smegma mengeras, penis bisa mengalami peradangan atau infeksi.

2. Infeksi jamur

Infeksi jamur terjadi ketika jamur Candida pada penis tumbuh di luar kendali. 

Pertumbuhan jamur yang berlebihan ini membuat penis ‘berjamur’.

Masalah ini umumnya disebabkan oleh kurangnya menjaga kebersihan penis, terutama jika Anda belum disunat.

Anda juga bisa tertular penyakit ini melalui hubungan seks dengan wanita yang memiliki infeksi jamur.

Selain penis bau, infeksi jamur juga bisa menimbulkan gejala lain, seperti kemerahan, gatal, dan kulit penis abnormal.

3. Infeksi menular seksual

Dalam beberapa kasus, infeksi menular seksual (IMS) dapat menyebabkan penis bau. 

Jenis IMS yang paling mungkin menyebabkan bau tak sedap pada penis adalah gonore dan klamidia.

Selain penis bau, penderita gonore dapat menunjukkan gejala berupa keluarnya cairan berwarna hijau, putih, atau kuning dari penis, nyeri saat kencing, dan radang di kulup.

Sementara, penderita klamidia mungkin juga menunjukkan gejala yang meliputi keluarnya cairan encer berwarna putih dari penis, sakit saat buang air kecil, dan nyeri testis.

Baca juga: Dikira Bawa Pistol, Pria Dengan Penis Terpanjang ini Harus Berurusan Dengan Petugas Bandara

4. Infeksi saluran kencing

Infeksi saluran kencing (ISK) terjadi ketika salah satu bagian dari saluran kemih Anda terinfeksi oleh bakteri atau virus.

Penyakit ini dapat terjadi karena aktivitas seksual, retensi urine, batu ginjal, pembesaran prostat, diabetes, dan masalah lainnya.

Ketika terserang ISK, penis Anda mungkin berbau amis.

Tak hanya penis bau, gejala lain yang mungkin muncul, yakni sering buang air kecil, sensasi terbakar saat kencing, dan urine nampak keruh atau berwarna merah muda.

5. Balanitis

Balantis adalah iritasi kulit pada kepala penis.

Penyakit ini dapat terjadi karena kebersihan penis yang buruk, infeksi, berhubungan seks tanpa pengaman, psoriasis, eksim, dan reaksi alergi terhadap sabun, obat, atau kondom.

Kondisi tersebut bisa menyebabkan bau tak sedap pada kemaluan pria.

Gejala lain yang mungkin terjadi, yaitu kemerahan, gatal, pembengkakan, penumpukan cairan di bawah kulup, dan sensasi terbakar saat kencing.

Anda lebih mungkin mengalami balanitis jika tidak disunat.

6. Non-gonococcal urethritis

Non-gonococcal urethritis (NGU) terjadi ketika uretra (tempat urine keluar dari tubuh) mengalami peradangan. 

Disebut non-gonococcal karena peradangan disebabkan oleh sesuatu selain gonore.

Dalam kebanyakan kasus, radang uretra disebabkan oleh klamidia, namun dapat pula disebabkan oleh organisme lain.

Bukan hanya membuat penis menimbulkan bau, NGU juga dapat menunjukkan gejala lain berupa keluarnya cairan berwarna putih dari penis, sering ingin buang air kecil, kencing terasa menyakitkan, dan iritasi di dekat ujung penis.

Selain itu kurangnya kebersihan area kelamin, aktivitas yang memicu keringat berlebih, dan kegemukan dapat menjadi penyebab penis berbau.

Baca juga: Museum Ini Menyimpan Koleksi Penis Berbagai Belahan Benua, Ssst 60 Persen Pengunjungnya

Baca juga: Kenapa Kulit Pada Penis dan Puting Berwarna Lebih Gelap daripada Kulit Tubuh Lainnya?

Cara membersihkan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sebagian besar kasus penis bau terjadi karena kebersihan penis yang kurang terjaga.

Oleh sebab itu, membersihkan penis dengan tepat dapat menghindari infeksi dan mengurangi bau penis.

Berikut cara membersihkan penis dengan benar yang harus Anda lakukan:

Bersihkan penis dengan air hangat dan sabun tak beraroma.

Jangan menggunakan sabun yang keras atau menggosok penis terlalu kencang.

Cucilah seluruh area penis menggunakan sabun, termasuk kepala, batang, skrotum, testis, perenium, rambut kemaluan, dan lainnya.

Kemudian, gosok dengan lembut.

Jika Anda belum disunat, tarik kulup ke atas secara perlahan.

Kemudian, beri sabun dan gosok secara lembut.

Selanjutnya, bilas seluruh bagian penis dengan air hingga bersih dan tak ada sabun yang tersisa.

Lakukan proses ini setiap kali Anda mandi, minimal sekali sehari.

Pastikan sebelum menggunakan celana, penis sudah benar-benar kering setelah dibersihkan.

Selain membersihkan penis setiap hari, terdapat beberapa hal lain yang harus Anda lakukan untuk menjaga penis bebas dari bau. 

Beberapa hal tersebut, di antaranya:

Bersihkan penis setelah melakukan aktivitas seksual.

Kenakan pakaian dalam yang lebih longgar.

Memotong rambut kemaluan, namun jangan sampai terlalu pendek.

Gunakan pengaman ketika berhubungan seks.

Menghindari aktivitas seksual ketika pasangan terkena IMS atau infeksi lain.

Bersihkan bawah kulit kulup jika tak disunat.

Ganti segera celana dalam setiap hari setidaknya 2 kali sehari atau lebih misalnya ketika keadaan lembap.

Jika bau tak sedap pada penis tak juga hilang setelah dibersihkan, semakin memburuk, atau bahkan disertai gejala lain, sebaiknya segera periksakan diri Anda pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

https://health.kompas.com/read/2020/01/10/210000968/penis-berbau-tak-sedap-bersihkan-dengan-cara-ini 

https://hai.grid.id/read/072520856/cowok-harus-tahu-bedanya-bau-penis-sehat-versus-yang-sakit-ini-penjelasannya?page=all 
 

Sumber: Hai
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved