Belajar Sistem Online Bikin Bimbel Family Course Dapat Murid dari Luar Palembang, Dampak Pandemi

"Jika secara quantitas tidak ada penurunan atau perubahan pada jumlah siswa di Family Course selama masa pandemi Covid-19," kata Suprapto.

Penulis: Chairul Nisyah | Editor: Refly Permana
sripoku.com/chairul nisyah
Suprapto Gunawan, pemilik bimbel Family Course Palembang. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Chairul Nisyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Salah satu bimbingan belajar (bimbel) di Palembang, Family Course, merasakan sedikit efek positif dengan adanya pandemi Covid-19 atau Virus Corona.

Memberlakukan sistem belajar online layaknya yang diterapkan di sekolah, bimbel yang berlokasi di Jalan Dr M Isa No. 234 B Palembang ini justru bisa mendapatkan murid dari luar Palembang.

Padahal, selama sistem belajar tatap muka, murid yang datang ke bimbel ini hanya berdomisili di Palembang saja.

Baca juga: Profil Hana Saraswati, Wanita Penggoda di Sinetron Buku Harian Seorang Istri, Eks Anggota Paskibra

Suprapto Gunawan, pemilik bimbel Family Course, mengatakan di tengah pandemi Covid-19 saat ini, ada perubahan dalam pola pengajaran, yakni dengan cara melalui sambungan telekonfrensi atau secara online.

"Jika secara quantitas tidak ada penurunan atau perubahan pada jumlah siswa di Family Course.

Hanya saja ada perubahan pada pola pengajaran dari tenaga pengajar pada siswa bimbelnya," ujar Suprapto, Sabtu (16/1/2021).

Menurut Suprapto, pandemi Covid-19 memaksa semua orang untuk beradaptasi dengan dunia digital karena semua pembelajaran dilakukan secara online.

Maka penyedia tempat kursus pun wajib beradaptasi dengan servis secara online pula. 

"Kita juga mengingatkan pentingnya cekatan dalam berinovasi di dunia digital," jelas Suprapto.

Baca juga: Seolah Isu Putus Terjawab, Begini Perlakuan Amanda Manopo di Ulang Tahun Billy Syahputra

Meski demikian, dibalik Pandemi Covid19 ini, terselip hilmah yang didapat, yakni Family Course juga mendapat siswa bimbel dari luar kota, seperti dari Tanggerang, Jambi, dan Sungai Lilin.

Untuk proses belajar online sendiri, diperlukan aplikasi pendukung, sebagai sarana komunikasi.

Family Course menggunakan beberapa aplikasi seperti melalui sambumgan Video Call Whatsup, Zoom, dan Google Classroom. 

Selain itu, agar minat bimbel pada siswa tidak berkurang, dan untuk menarik siswa baru, bimbel Family Course memberi promosi free trial atau coba kelas gratis. 

"Memang di awal kelihatannya tidak dibayar, tapi kalau kita juga bisa memberikan servis yang baik secara online, pasti akan terjadi pengulangan dan akhirnya mendaftar les," jelas Suprapto.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved