Breaking News:

Imbas Digitaliasi dan Efisiensi, BNI dan BTN Banyak Tutup Kantor Cabang

Direktur Distribution and Retail Funding BTN Jasmin mengatakan pada tahun lalu pihaknya menutup sebanyak 123 unit jaringan, dan membuka 5 unit kantor

SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
BNI 

SRIPOKU.COM, JAKARTA -  Kabar terbaru menyebukan  sejumlah bank di Indonesia mulai mengurangi jumlah kantor cabangnya.

Salah satu yang melakukan pengurangan itu adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BNI.

Selain merupakan langkah efisiensi, penurunan jumlah kantor cabang sebagai imbas dari digitalisasi perbankan yang kian masif dalam beberapa tahun terakhir.

Dikutip dari Kontan, Jumat (15/1/2021), sepanjang tahun 2020, bank pelat merah itu setidaknya sudah menutup 39 kantornya.

Direktur Layanan dan Jaringan BNI, Ronny Venir mengungkapkan, selain menutup beberapa kantor, pihaknya juga menambah 10 kantor cabang di tahun lalu.

Untuk memenuhi kebutuhan dan perkembangan bisnis di tahun 2021.

Bank berlogo 46 ini berencana menambah atau merelokasi sebanyak 22 jaringan kantor lagi.

Khususnya kantor setingkat kantor cabang pembantu (KCP) dan kantor kas.

Sementara untuk penutupan kantor, Bank BNI berencana menutup sekitar 96 jaringan kantor.

Bukan tanpa alasan, hal itu dilakukan guna menyesuaikan dengan perkembangan bisnis serta respons dari meningkatnya pergeseran transaksi nasabah ke electronic channel atau digital.

Halaman
123
Editor: aminuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved