Breaking News:

Diduga Dibeli dari Fee Eksportir Benih Lobster, Baju hingga Tas Bermerek Edhy Prabowo, Disita KPK

Tas dan baju milik Mantan Menteri KKP, Edhy Prabowo turut disita penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Editor: Yandi Triansyah
Istimewa/handout
Menteri KKP Edhy Prabowo ( OTT Edhy Prabowo oleh KPK Masuk Berita Media Asing di Asia, Turki Hingga AS, Diantaranya Puji Jokowi ) 

SRIPOKU.COM - Tas dan baju milik Mantan Menteri KKP, Edhy Prabowo turut disita penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tas dan baju merek ternama itu dibeli Edhy Prabowo saat melakukan perjalanan dinas di Amerika Serikat.

Barang-barang itu diduga dibeli menggunakan uang hasil fee dari eksportir benih lobster.

Hal ini diungkapkan,
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri.

Menurut dia, pihaknya melakukan penyitaan kepada baju dan tas milik Edhy Prabowo.

"Dilakukan penyitaan kepada yang bersangkutan terkait barang bukti, di antaranya berbagai tas dan baju dengan merek ternama yang pembeliannya dilakukan saat berada di Amerika," kata Ali, Jumat (15/1/2021).

Edhy ditangkap KPK pada November 2020 lalu saat baru tiba dari perjalanan dinas di Hawaii, Amerika Serikat.

Saat itu, KPK mengamankan sejumlah barang mewah antara lain tas Louis Vuitton, tas Hermes, jam Rolex, serta jam Jacob n Co.

Edhy dan istrinya, Iis Rosyita Dewi, diduga menghabiskan uang Rp 750 juta untuk berbelanja di sela-sela perjalanan dinas tersebut.

Di samping itu, pada Kamis (14/1/2021), penyidik memeriksa seorang PNS bernama Edwar Heppy sebagai saksi kasus dugaan suap terkait izin ekspor benih lobster yang menjerat Edhy.
"Dikonfirmasi mengenai pengetahuannya terkait proses perizinan usaha tambak di wilayah Kabupaten Kaur, Bengkulu," ujar Ali.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved